RAKYAT MERDEKA — Penampilan Presiden Prancis Emmanuel Macron mencuri perhatian publik saat menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Selasa (20/1). Dalam forum ekonomi global yang berlangsung resmi dan tertutup itu, Macron justru naik ke panggung dengan mengenakan kacamata hitam.
Kacamata yang dipakai Macron berjenis aviator berwarna biru dengan lensa cermin. Pilihan aksesori tersebut terlihat kontras dengan suasana formal WEF, sehingga memunculkan berbagai spekulasi dari para peserta dan media.
Alasan Medis di Balik Kacamata Hitam
Meski terkesan janggal, penggunaan kacamata hitam tersebut bukan tanpa alasan. Menurut keterangan Istana Elysee yang dikutip Reuters, Macron harus melindungi matanya karena mengalami pecah pembuluh darah.
Macron sendiri menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berbahaya. Ia menyebut hanya ada sedikit gangguan pada mata kanannya dan tidak berkaitan dengan penyakit serius.
“Saya minta maaf jika penampilan mata saya terlihat kurang nyaman dipandang. Ini sama sekali bukan sesuatu yang berbahaya,” ujar Macron, seperti dikutip dari Independent.
Sebelum tampil di Davos, Macron sudah lebih dulu terlihat memakai kacamata hitam yang sama saat menghadiri pertemuan di Istana Elysee, Paris, pada Minggu (18/1). Saat tiba di Swiss dua hari kemudian, aksesori tersebut kembali dikenakan hingga ia menyampaikan pidato di forum internasional itu.
Kacamata yang digunakan Macron disebut-sebut merupakan Louis Vuitton Pilot Attitude dari koleksi musim gugur/musim dingin 2009.
Tradisi Gaya Nyentrik Presiden Prancis
Macron bukan satu-satunya presiden Prancis yang pernah menjadi sorotan karena gaya berbusana. Pendahulunya, Nicolas Sarkozy, kerap tampil dengan jam tangan Rolex dan kacamata hitam Ray-Ban selama masa jabatannya pada 2007–2012.
Gaya mencolok Sarkozy bahkan sempat membuatnya dijuluki sebagai “Presiden Bling-Bling” oleh media Prancis.

1 week ago
19












































