Menit.co.id – CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyatakan bahwa timnya tidak menutup kemungkinan untuk memperpanjang kontrak pembalap andalannya, Jorge Martin, hingga musim MotoGP 2027 dan 2028.
Pernyataan ini muncul di tengah dinamika pasar pembalap yang semakin memanas menjelang kompetisi mendatang, di mana spekulasi tentang masa depan beberapa pembalap kunci semakin merebak.
Keputusan Aprilia untuk mempertimbangkan kontrak jangka panjang dengan Martin didukung oleh langkah cepat mereka mengamankan perpanjangan kontrak dengan Marco Bezzecchi terlebih dahulu.
Langkah strategis ini diambil berdasarkan performa impresif dan dedikasi Bezzecchi sepanjang musim lalu, yang menjadikannya prioritas utama pabrikan asal Noale tersebut.
Massimo Rivola menjelaskan alasan di balik prioritas tersebut. “Marco adalah fokus utama kami saat ini. Dia layak mendapatkan perhatian khusus karena menunjukkan komitmen tinggi terhadap tim dan motor yang kami kembangkan,” ujar Rivola, Jumat (6/2/2026).
Ia menambahkan, “Dengan menetapkan prioritas, kami juga memiliki waktu untuk mengevaluasi pasar pembalap dan mempertimbangkan opsi lain yang tersedia.”
Sementara itu, masa depan Jorge Martin bersama Aprilia masih dalam tahap penelaahan.
Pembalap yang dikenal dengan julukan ‘Martinator’ ini menghadapi musim lalu yang penuh tantangan, termasuk absen dalam 14 seri balapan akibat serangkaian kecelakaan dan cedera.
Kondisi ini membuat tim belum dapat menilai potensi maksimal dari Martin secara menyeluruh di atas motor RS-GP.
Rivola menyampaikan rasa penasarannya terhadap kemampuan terbaik Martin. “Kami belum melihat performa puncaknya dari Jorge, dan tentu saja, kami sangat ingin melihatnya tampil optimal,” ungkap Rivola.
Mantan Direktur Olahraga Scuderia Ferrari di Formula 1 ini juga menegaskan bahwa Aprilia selalu siap dengan berbagai skenario. “Kami punya Rencana B, C, bahkan D. Jadi, segala kemungkinan tetap terbuka,” tegasnya.
Isu tentang masa depan Martin juga semakin menguat dengan munculnya kabar ketertarikan dari tim-tim lain, termasuk Monster Energy Yamaha, dalam dua pekan terakhir.
Meski demikian, Aprilia tetap membuka peluang untuk mempertahankan Martin, dengan catatan performa di lintasan menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan.
“Prioritas sudah kami tetapkan. Jika kami mampu menyediakan motor yang kompetitif, proses negosiasi kemungkinan akan lebih mudah, dan Rencana B bisa menjadi jalan keluar yang lebih cepat,” pungkas Rivola, menegaskan bahwa kemampuan Aprilia dalam menyediakan motor yang tangguh akan sangat mempengaruhi langkah selanjutnya dalam menentukan masa depan pembalapnya.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

13 hours ago
2
















































