Menit.co.id – Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki beberapa opsi besar untuk masa depannya di ajang MotoGP tahun 2027.
Meski demikian, Bagnaia memberikan sinyal bahwa ia tidak tertarik bergabung dengan tim satelit, menegaskan keinginannya untuk tetap berada di barisan utama pabrikan.
Masa depan Bagnaia di Tim Ducati sedang menjadi pembicaraan hangat. Rumor beredar bahwa Ducati tengah mengincar pembalap muda berbakat, Pedro Acosta, untuk ditempatkan sebagai tandem Marc Marquez di tim pabrikan.
Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang posisi Bagnaia, yang telah memperkuat tim utama sejak 2021 dan meraih gelar juara dunia MotoGP pada 2022 dan 2023.
Sejak bergabung dari Pramac Racing, Bagnaia telah menunjukkan performa konsisten dan menjadi salah satu rider terdepan di kelas premier.
Saat ini, kabar menyebutkan bahwa dia sedang didekati sejumlah tim, termasuk Monster Energy Yamaha dan Aprilia Racing, yang menaruh perhatian pada kemampuannya.
Dalam wawancara dengan MotoGP.com pada Kamis (5/2/2026), Bagnaia mengungkapkan bahwa dirinya sedang menimbang berbagai peluang besar yang ada di depan mata.
“Saya berada di situasi yang cukup menarik. Ada banyak peluang yang menanti, dan saya akan membuat keputusan terbaik untuk masa depan saya,” katanya.
Meski membela Ducati dianggap sebagai peluang langka karena motor mereka sangat kompetitif, Bagnaia menegaskan bahwa ia tidak ingin bergabung dengan tim satelit Ducati, seperti Pertamina VR46 yang dimiliki Valentino Rossi. “Saya percaya diri sebagai rider papan atas dan selalu ingin berada di posisi terdepan,” ujarnya.
Bagnaia juga menambahkan bahwa keberhasilannya selama ini memberi kepercayaan diri untuk menentukan langkah selanjutnya.
“Saya berusaha tetap tenang dan tidak terburu-buru, karena saya yakin akan menemukan waktu yang tepat untuk membuat keputusan yang paling sesuai,” tuturnya.
Pengakuan ini memperlihatkan bahwa Bagnaia tetap fokus pada ambisinya untuk terus bersaing di level tertinggi, sekaligus menegaskan bahwa ia ingin menjaga posisi sebagai pembalap utama di MotoGP, bukan di tim satelit yang dianggap sebagai jalur kedua.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

13 hours ago
4
















































