Menit.co.id – Nama pembalap Italia Francesco Bagnaia kembali mencuri perhatian di dunia MotoGP setelah kabar terbaru menyebut ia hampir menyelesaikan kesepakatan kontrak tiga tahun dengan tim pabrikan Italia, Aprilia Racing, untuk memulai musim 2027. Langkah ini terjadi di tengah persaingan sengit bursa transfer pembalap papan atas.
Perjalanan Karier Francesco Bagnaia di MotoGP
Francesco Bagnaia memulai kiprahnya di MotoGP bersama tim satelit Ducati, Pramac Racing, pada 2019. Dua tahun kemudian, ia dipromosikan ke tim pabrikan Ducati dan langsung menorehkan prestasi gemilang. Gelar juara dunia MotoGP berhasil ia raih pada musim 2022 dan 2023, menegaskan posisinya sebagai salah satu pembalap elite di grid.
Meski sukses, performa Bagnaia sempat menurun pada musim 2025, terutama setelah rekan setimnya, Marc Márquez, tampil dominan sepanjang musim. Situasi ini memicu spekulasi bahwa Ducati akan melakukan rotasi pembalap, dengan Pedro Acosta disebut siap menggantikan Bagnaia.
Tantangan Baru Bersama Aprilia Racing
Bergabung dengan Aprilia Racing akan menjadi babak baru bagi Francesco Bagnaia, terutama menghadapi regulasi teknis baru yang mulai diterapkan pada 2027. Bagnaia diprediksi akan menggantikan Jorge Martin dan berduet dengan Marco Bezzecchi, kompatriot sekaligus rekan lama di VR46 Academy.
Aprilia diyakini menawarkan lingkungan yang mendukung Bagnaia beradaptasi dengan motor RS-GP yang terus berkembang. Tim Italia ini juga dianggap mampu memaksimalkan potensi Bagnaia menghadapi tantangan regulasi baru di era MotoGP 2027.
Menurut laporan, Aprilia menyiapkan gaji £2,6 juta per musim (sekitar Rp52 miliar) setelah kepergian Jorge Martín yang memiliki kontrak sekitar £3 juta (sekitar Rp60 miliar).
Negosiasi dan Pilihan Francesco Bagnaia
Sebelumnya, Bagnaia menolak tawaran awal Aprilia karena tertarik bergabung dengan pabrikan Jepang, termasuk Yamaha Factory Racing. Namun, negosiasi terbaru dari Aprilia berhasil menarik minat sang juara dua kali ini, menempatkan tim Italia itu kembali di posisi terdepan.
Jika kepindahan ini terwujud, langkah Bagnaia akan menjadi perubahan signifikan di grid MotoGP sekaligus memperkuat daya saing Aprilia Racing menghadapi dominasi tim Eropa dan Jepang.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi dari pihak Francesco Bagnaia maupun Aprilia Racing, meskipun kesepakatan tiga tahun disebut sudah hampir rampung dan hanya menunggu pengumuman formal.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

18 hours ago
5

















































