Menit.co.id – Kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan Melvin Lim dan Grayce Tan, dua petinggi perusahaan properti ternama Lim Brothers di Singapura, menjadi sorotan publik setelah sebuah video rekaman suara desahan wanita viral di media sosial.
Skandal ini mengejutkan publik karena kedua pihak merupakan figur penting di perusahaan properti besar, yang reputasinya sangat bergantung pada integritas pimpinan. Dampaknya tidak hanya terasa di Singapura, tetapi juga menarik perhatian pembaca di Indonesia, seiring meluasnya pemberitaan daring.
Rasa penasaran netizen terhadap jejak digital Melvin Lim dan Grayce Tan meningkat pesat. Beberapa foto dan video liburan yang memperlihatkan kebersamaan mereka kembali menjadi sorotan, memicu spekulasi tentang kronologi terkuaknya dugaan perselingkuhan.
Kronologi Terbongkarnya Dugaan Perselingkuhan
Kejadian bermula ketika dua karyawan Lim Brothers tanpa sengaja mendengar suara wanita setengah berteriak dari ruang kerja CEO Melvin Lim, yang berada berseberangan dengan ruang mereka. Salah satu karyawan mendekat dan merekam suara desahan itu. Rekan kerjanya kemudian mengikuti, melakukan hal serupa, hingga suara wanita dan rintihan terdengar jelas.
Rekaman itu berhenti ketika ponsel di ruang kerja Melvin Lim dan Grayce Tan tiba-tiba berbunyi. Tak lama kemudian, keduanya keluar dari ruang kerja dengan ekspresi tenang, seakan tak terjadi apa-apa.
Video suara desahan tersebut kemudian beredar luas di media sosial, diburu netizen yang ingin mendengar dugaan aktivitas antara Melvin Lim dan Grayce Tan di ruang kerja. Viralitas video ini memicu sorotan besar dan memaksa keduanya memberikan klarifikasi publik.
Permintaan Maaf dan Pengunduran Diri
Dalam pernyataan resmi di media sosial, Melvin Lim dan Tan menyampaikan permintaan maaf atas “kesalahan pribadi” dan mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya di Lim Brothers.
Screenshot pesan teks yang beredar memperlihatkan Lim menyatakan bahwa ia akan mengambil waktu beberapa bulan untuk fokus pada keluarga dan pemulihan, serta memastikan perusahaan dapat beroperasi dengan stabil tanpa gangguan.
“Saya telah menangani masalah ini secara bertanggung jawab dengan keluarga saya dan sekarang meluangkan waktu beberapa bulan ke depan untuk fokus pada pemulihan dan perlindungan keluarga saya. Ini adalah sesuatu yang perlu saya lakukan dengan benar,” tulis Lim dalam pesannya.
Pesan itu menekankan tanggung jawab pribadi dan meminta publik untuk menghormati privasi kedua keluarga selama periode ini, sambil menegaskan bahwa keputusan pengunduran diri bertujuan agar perusahaan tetap stabil.
Kasus ini menyoroti bagaimana dinamika kehidupan pribadi pimpinan perusahaan besar dapat berdampak langsung pada reputasi dan operasional perusahaan. Dengan viralnya video dan pengunduran diri Melvin Lim dan Grayce Tan, publik dan media terus mengikuti perkembangan kasus ini, yang menjadi salah satu skandal paling diperbincangkan di Singapura dalam beberapa pekan terakhir.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

2 hours ago
1















































