Cara Mencangkok Pohon Kelengkeng agar Cepat Berakar dan Tumbuh Sehat

1 hour ago 1
Cara Mencangkok Pohon Kelengkeng

Menit.co.id – Merawat pohon kelengkeng tidak hanya soal memangkas dahan atau ranting secara berkala, tetapi juga membutuhkan teknik khusus seperti pencangkokan.

Bagi pemula, proses ini mungkin terlihat menantang tanpa memahami langkah-langkah cara mencangkok pohon Kelengkeng yang benar.

Secara sederhana, cara mencangkok pohon Kelengkeng dilakukan dengan memotong sebagian cabang dari pohon induk, kemudian menempelkannya ke media tanam lain untuk mendukung pertumbuhan akar baru.

Tujuan utama metode ini adalah mendapatkan pohon baru yang memiliki sifat dan kualitas sama persis dengan induknya.

Meskipun terdengar mudah, pencangkokan yang salah bisa menyebabkan infeksi atau kegagalan pertumbuhan.

Oleh karena itu, penting bagi para penghobi tanaman untuk mengetahui panduan lengkap cara mencangkok pohon Kelengkeng agar hasilnya maksimal.

Cara Mencangkok Pohon Kelengkeng

Proses pencangkokan dimulai dengan memilih cabang sehat, mengupas kulit sepanjang 5–7 cm, membersihkan kambium hingga kering, dan membungkusnya dengan media campuran tanah dan kompos (perbandingan 1:1) menggunakan plastik bening atau sabut kelapa.

Akar biasanya mulai tumbuh dalam 1–3 bulan. Setelah akarnya cukup kuat, cabang dapat dipotong dari pohon induk dan ditanam. Pastikan media selalu lembap untuk mendukung pertumbuhan.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus dipahami dalam mencangkon pohon Kelengkeng:

  1. Pemilihan Cabang: Pilih dahan kelengkeng yang sehat, lurus, produktif, dan berdiameter 1–2 cm.
  2. Penyayatan: Kupas kulit cabang secara melingkar sepanjang 5–7 cm.
  3. Pembersihan Kambium: Bersihkan bagian kambium hingga kering agar cabang tidak menyatu kembali. Diamkan selama 1–2 hari.
  4. Aplikasi Perangsang Akar: Olesi bagian sayatan dengan hormon perangsang akar, bisa berupa bawang merah atau perangsang kimia.
  5. Pembungkusan: Tutup sayatan dengan media campuran tanah dan kompos/pupuk kandang (1:1), kemudian bungkus menggunakan plastik bening atau sabut kelapa.
  6. Pengikatan: Ikat plastik dengan tali rafia secara kuat dan beri lubang kecil agar air bisa masuk.
  7. Perawatan: Siram media cangkokan secara rutin untuk menjaga kelembapan.
  8. Pemotongan: Setelah 1–2 bulan, ketika akar sudah tumbuh banyak dan berwarna coklat tua, potong hasil cangkokan dari pohon induk.
  9. Penanaman: Tanam di pot atau polybag berisi tanah subur, kemudian letakkan di tempat teduh hingga tumbuh kuat dan siap dipindahkan ke lahan permanen.

Dengan mengikuti panduan ini, siapa pun bisa berhasil menumbuhkan pohon kelengkeng baru yang sehat, produktif, dan memiliki sifat sama dengan induknya.

Teknik ini menjadi solusi praktis bagi pecinta tanaman yang ingin memperbanyak kelengkeng tanpa harus menunggu biji tumbuh.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |