Menit.co.id – Tottenham Hotspur mengambil keputusan mengejutkan dengan memecat Thomas Frank dari posisi pelatih kepala pada Rabu sore WIB.
Keputusan ini diambil setelah performa buruk The Lilywhites, termasuk kekalahan 1-2 dari Newcastle United beberapa jam sebelumnya.
Pengumuman resmi pemecatan Thomas Frank disampaikan melalui akun media sosial klub.
“Klub telah mengambil keputusan untuk melakukan perubahan pada posisi Pelatih Utama dan Thomas Frank akan meninggalkan klub hari ini,” bunyi pernyataan resmi Tottenham Hotspur.
Tottenham menyebut perubahan ini sebagai langkah yang dianggap perlu diambil di tengah kondisi sulit tim.
“Thomas diangkat pada Juni 2025 dan kami bertekad memberinya waktu serta dukungan untuk membangun masa depan. Namun, hasil dan performa telah membuat Dewan menyimpulkan bahwa perubahan di titik ini musim ini diperlukan,” tambah pernyataan tersebut.
Rekam Jejak Thomas Frank di Tottenham
Sepanjang menukangi Tottenham, Thomas Frank mencatatkan hasil yang kurang memuaskan. Dari 38 pertandingan di semua kompetisi, Spurs hanya meraih 13 kemenangan, 10 hasil imbang, dan menelan 15 kekalahan.
Performa terburuk terjadi di Liga Primer Inggris, di mana tim tidak meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir. Kemenangan terakhir dicatat saat menundukkan Crystal Palace 1-0 pada 28 Desember 2025.
Rentetan hasil negatif ini membuat Spurs terpuruk di peringkat ke-16 klasemen sementara dengan 29 poin dari 26 pertandingan, hanya terpaut lima angka dari zona degradasi.
Sebelum pemecatan resmi, nama Thomas Frank memang sudah menjadi yang teratas dalam daftar kandidat pelatih yang akan diberhentikan sebelum musim 2025/26 berakhir.
Menurut Football Insider, nama Frank mengungguli beberapa kandidat lain seperti Scott Parker (Burnley), Sean Dyche (Nottingham Forest), Eddie Howe (Newcastle United), Oliver Glasner (Crystal Palace), hingga Arne Slot (Liverpool).
Dengan pemecatan ini, Thomas Frank menjadi pelatih ketujuh yang kehilangan pekerjaan di Liga Inggris musim ini setelah Nuno Espirito Santo (Nottingham Forest), Graham Potter (West Ham United), Ange Postecoglou (Nottingham Forest), Vitor Pereira (Wolverhampton Wanderers), Enzo Maresca (Chelsea), dan Ruben Amorim (Manchester United).
Statistik Kepelatihan Thomas Frank
Brentford: 317 pertandingan (136 menang, 71 imbang, 110 kalah)
Brondby IF: 103 pertandingan (46 menang, 29 imbang, 28 kalah)
Denmark U-19: 6 pertandingan (4 menang, 2 imbang)
Denmark U-17: 28 pertandingan (19 menang, 4 imbang, 5 kalah)
Denmark U-16: 2 pertandingan (2 kalah)
Profil dan Karier Thomas Frank
Thomas Frank lahir pada 9 Oktober 1973 di Frederiksværk, Denmark, dan dikenal sebagai manajer profesional dengan pendekatan taktis pragmatis serta fokus pada bola mati.
Hingga Februari 2026, ia tercatat baru saja mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih kepala Tottenham Hotspur.
Karier di Tottenham Hotspur (2025–2026)
- Pengangkatan: Bergabung pada Juni 2025 menggantikan Ange Postecoglou, dengan kompensasi £10 juta kepada Brentford.
- Pemecatan: Resmi dipecat 11 Februari 2026 setelah delapan laga tanpa kemenangan di Liga Primer.
- Statistik Terakhir: Spurs terpuruk di posisi ke-16 klasemen, mencatat 13 kemenangan, 11 imbang, dan 14 kekalahan dari 38 pertandingan.
Masa Keemasan di Brentford (2018–2025)
- Promosi: Membawa Brentford promosi ke Liga Primer untuk pertama kalinya dalam 74 tahun melalui kemenangan di final play-off Championship 2021.
- Stabilitas: Menjaga Brentford tetap kompetitif di papan tengah Liga Primer meski dengan anggaran terbatas.
Penghargaan dan Filosofi
- Dua kali terpilih sebagai DBU Coach of the Year (Pelatih Terbaik Denmark) pada 2020 dan 2022.
- Dikenal karena pendekatan detail pada set-pieces dan strategi pragmatis di lapangan.
Pemecatan Thomas Frank menjadi babak baru bagi Tottenham Hotspur, yang kini bersiap mencari pelatih baru untuk membalikkan performa tim di sisa musim ini.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

18 hours ago
6

















































