Menit.co.id – Gelombang perubahan besar diprediksi mengguncang bursa pembalap MotoGP 2027. Ducati, pabrikan asal Italia yang mendominasi era 850cc, disebut-sebut tengah menyiapkan strategi ambisius demi mempertahankan supremasi mereka di kelas premier. Di tengah rumor panas tersebut, nama David Alonso mencuat sebagai salah satu kandidat terkuat yang berpeluang merapat ke tim pabrikan.
Sejak 2020, Ducati konsisten menyapu bersih gelar konstruktor dan menjelma sebagai kekuatan utama MotoGP. Memasuki regulasi baru 850cc pada 2027, manajemen tim ingin memastikan fondasi mereka tetap solid dengan kombinasi pembalap berpengalaman dan talenta muda potensial.
Isu yang beredar menyebutkan bahwa Marc Marquez telah mengamankan kontrak untuk musim 2027. Sementara itu, Pedro Acosta digadang-gadang akan mengisi kursi Francesco Bagnaia yang dikabarkan mempertimbangkan hijrah ke Yamaha usai performa kurang memuaskan pada 2025. Di sisi lain, Alex Marquez diprediksi mencari tantangan baru bersama KTM, menggantikan posisi Acosta.
Perombakan komposisi ini otomatis membuka pintu bagi regenerasi. Salah satu nama yang paling santer dibicarakan adalah David Alonso, pembalap muda yang performanya meroket dalam dua musim terakhir.
Pembalap berusia 19 tahun tersebut tampil luar biasa di Moto3 2024 dengan torehan 14 kemenangan dari 20 seri. Prestasinya berlanjut saat debut di Moto2 2025, di mana ia mencatatkan satu kemenangan dan lima podium serta menutup musim di peringkat kesembilan klasemen akhir. Statistik ini membuat banyak pengamat menilai David Alonso siap melangkah lebih jauh.
Mantan pebalap Jaime Alguersuari bahkan menilai peluang Alonso ke Ducati sangat terbuka. Dalam wawancaranya bersama Motosan, ia menyebut bahwa sang pembalap muda “seperti sudah memiliki satu kaki di Ducati,” meski tetap menekankan bahwa Ducati selalu selektif dalam menentukan pilihan.
Dari sisi internal, CEO teknis Ducati Luigi Dall’Igna dilaporkan terpikat oleh konsistensi dan mental bertanding Alonso di kelas junior. Evaluasi menyeluruh terhadap perkembangan performanya diyakini menjadi bagian dari rencana jangka panjang Ducati.
Dukungan juga disebut datang dari Marc Marquez, yang berharap Alonso mampu bersaing memperebutkan gelar Moto2 2026 bersama Daniel Holgado di Aspar Team. Jika target tersebut tercapai, langkah Alonso menuju MotoGP 2027 akan semakin mulus, baik melalui tim pabrikan maupun skuad satelit Ducati.
Namun, persaingan mendapatkan tanda tangan Alonso tidaklah mudah. Honda dikabarkan ikut memantau situasi dan siap menawarkan paket finansial lebih besar. Permintaan gaji yang disebut setara pembalap papan atas—bahkan mencapai sepuluh kali lipat dari proposal awal Ducati—menjadi faktor krusial dalam negosiasi.
Tak hanya itu, tim VR46 milik Valentino Rossi juga disebut tertarik mengamankan jasanya. Kondisi ini membuat masa depan Alonso masih penuh teka-teki menjelang 2027.
Dengan kombinasi talenta alami, rekam jejak impresif, dan minat dari sejumlah tim elite, David Alonso dinilai sebagai salah satu prospek rookie paling menjanjikan di MotoGP 2027. Keputusan akhirnya kemungkinan besar ditentukan oleh keseimbangan antara proyek teknis, peluang juara, serta nilai kontrak yang ditawarkan masing-masing tim.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

17 hours ago
5

















































