Keberanian Cinta Ruhama Amelz Ungkap Trauma Masa Lalu

14 hours ago 4
Cinta Ruhama Amelz

Menit.co.id – Kisah Cinta Ruhama Amelz kembali menjadi perbincangan hangat publik setelah influencer dan seniman ini akhirnya memutuskan untuk berbicara terbuka tentang pengalaman pahit yang dialaminya tujuh tahun silam.

Unggahan di akun Instagram pribadinya pada 12 Februari 2026 mengejutkan banyak pihak karena Tara—sapaan akrabnya—mengungkap dugaan kekerasan seksual yang selama ini disimpannya rapat-rapat.

Pengakuan tersebut langsung memicu respons luas dari warganet. Banyak yang menyampaikan dukungan dan empati atas keberanian Cinta Ruhama Amelz membuka kembali luka lama, sekaligus menyoroti pentingnya kesadaran publik terhadap isu kekerasan seksual.

Kasus ini makin menarik perhatian karena disebut-sebut melibatkan sosok berpengaruh di dunia hiburan dan memiliki posisi strategis di perusahaan besar.

Sosok Cinta Ruhama Amelz

Selain dikenal sebagai influencer dan content creator, Cinta Ruhama Amelz juga aktif sebagai pendongeng budaya dan seniman.

Ia memiliki puluhan ribu pengikut di media sosial dan sering membagikan konten tentang gaya hidup, budaya, serta kesehariannya.

Selama bertahun-tahun, Tara memilih diam, mengaku membutuhkan waktu panjang untuk memproses trauma sebelum akhirnya memiliki keberanian untuk bersuara terbuka.

Kronologi Kejadian Versi Korban

Dalam unggahannya, Tara membeberkan kronologi peristiwa yang dialami saat menghadiri acara brand fashion di kelab malam bernama Leon Klab.

Menurut pengakuannya, acara berlangsung pada malam hari di area yang hanya bisa diakses oleh pihak manajemen klub.

Di lokasi ini, ia ditarik paksa oleh seorang pria berinisial RNDY ke bagian belakang klub dan mengalami dugaan tindakan kekerasan seksual.

Setelah kejadian, Tara ditinggalkan sendirian hingga akhirnya seorang pria lain berinisial BYN datang dan membantunya pulang.

Ia menyebut BYN memberikannya pil kontrasepsi tanpa penjelasan atau persetujuan, yang menurut Tara menjadi bentuk kekerasan seksual tambahan.

Sosok yang Diduga Terlibat

Dalam keterangan yang dibagikan, Tara menyebut dua inisial yang diduga terlibat dalam kasus ini.

RNDY disebut sebagai pelaku utama dan berdasarkan informasi yang beredar, ia menjabat sebagai direksi di PT Delahouse Investindo Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manajemen hiburan dan terkait dengan lokasi kejadian.

BYN hadir setelah peristiwa utama terjadi, memicu kekhawatiran tambahan dari Tara.

Sebagai langkah mencari dukungan publik, Tara bahkan membuat petisi melalui akun media sosialnya, berharap masyarakat lebih memperhatikan kasus yang ia alami.

Respons Publik dan Perkembangan Terbaru

Unggahan Tara segera viral, memicu diskusi luas di media sosial. Banyak pihak menuntut agar kasus ini ditangani secara profesional dan transparan.

Di sisi lain, publik kembali menyoroti sistem penanganan kekerasan seksual yang dianggap masih belum memberikan perlindungan maksimal bagi korban, terutama kasus yang sudah berlangsung lama.

Hingga kini, pengakuan Cinta Ruhama Amelz tetap menjadi sorotan. Keberanian Tara membuka kembali luka lama dinilai sebagai langkah penting untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap kekerasan seksual, sekaligus menekankan pentingnya dukungan bagi korban dalam upaya mencari keadilan.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |