Menit.co.id – Video 16 menit merekam seorang ojol Samarinda viral bersama wanita cantik tamu hotel beredar di media sosial TikTok dan X.
Link video ojol Samarinda viral pertama kali beredar luas melalui media sosial X dan menyebar dengan cepat ke platform lainnya.
Penasaran seperti apa informasi tentang video 16 menit pria ojol Samarinda viral bersama wanita tamu hotel? Ini rangkuman berita lengkapnya.
Sebuah rekaman video berdurasi sekitar lima menit yang menampilkan seorang pria mengenakan jaket ojek online (ojol) mendadak menyebar luas di media sosial.
Video tersebut dengan cepat menjadi perbincangan publik di berbagai platform digital, mulai dari X hingga aplikasi pesan instan.
Dalam potongan video yang beredar, tampak seorang pria dengan atribut ojol berwarna hijau memasuki sebuah kamar.
Kedatangannya disambut oleh seorang perempuan dewasa yang mengenakan pakaian berwarna cokelat. Adegan awal dalam rekaman itu kemudian memicu beragam spekulasi di kalangan warganet.
Seiring viralnya video tersebut, muncul narasi yang menyebut bahwa lokasi perekaman berada di Samarinda, Kalimantan Timur.
Namun hingga saat ini, klaim tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. Tidak ada informasi valid yang menjelaskan secara rinci mengenai waktu kejadian, lokasi pasti perekaman, maupun tujuan pembuatan video tersebut.
Salah seorang warga Samarinda, Saraswati, mengungkapkan bahwa identitas dan lokasi dalam video tersebut sulit dipastikan hanya dari tayangan singkat yang beredar.
Ia juga menyebut adanya klarifikasi dari pihak yang mengaku sebagai pemeran pria dalam video.
“Kalau dilihat sekilas, tentu tidak tahu di mana video itu dibuat. Tapi setelah viral, tiba-tiba ada seseorang yang mengaku sebagai pemeran laki-laki dan melakukan klarifikasi lewat siaran langsung di TikTok. Dia mengaku tidak tahu kalau direkam dan mengatakan kejadian itu terjadi di Samarinda,” ujar Saraswati.
Ketiadaan data yang jelas terkait video tersebut justru memicu spekulasi lebih luas di ruang digital.
Sejumlah pengguna media sosial bahkan mengaku mencari versi lengkap rekaman tersebut, sementara sebagian lainnya mempertanyakan etika penyebaran konten pribadi yang dinilai berpotensi melanggar hukum.
“Kalau yang 16 menit katanya sudah tersebar di X, sekarang warganet sibuk mencari potongan-potongan video lainnya,” lanjut Saraswati dikutip dari Media Indonesia, Selasa (10/2/2026).
Hingga kini, Polresta Samarinda belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait video yang disebut-sebut bermuatan asusila tersebut.
Penelusuran di sejumlah media nasional maupun lokal yang kredibel juga belum menemukan fakta yang dapat menguatkan klaim-klaim viral yang beredar di media sosial.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi serta menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, agar tidak menimbulkan dampak hukum maupun sosial di kemudian hari.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

20 hours ago
4

















































