Dian Sastrowardoyo Bertemu Kembali dengan Sahabat Pena Setelah 30 Tahun

15 hours ago 5
Dian Sastrowardoyo Bertemu Sahabat Pena

Menit.co.id – Sebuah momen nostalgia menyentuh hati publik terjadi ketika aktris Dian Sastrowardoyo akhirnya bertatap muka dengan sahabat pena yang telah ia kenal sejak 1996.

Sebelumnya, keduanya hanya berkomunikasi melalui surat, sebuah cara klasik yang kini jarang dilakukan.

Peristiwa ini dibagikan langsung oleh Dian melalui unggahan di akun Instagram @therealdisastr pada Kamis (12/2/2026).

Dalam foto-foto yang diunggah, Dian tampak bahagia saat bertemu sahabat penanya, Bunda, yang telah menjalin komunikasi lewat tulisan tangan selama 30 tahun.

“1996: Hanya kenal dari surat…2026: Akhirnya ketemu beneran!” tulis Dian di Instagram.

Kisah Pertemuan yang Tak Terduga

Setelah sempat hilang kontak, Dian mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan sahabat penanya bernama @dinaroos.

Momen ini terjadi secara tak terduga melalui sebuah proyek yang tengah digarap bersama. Dian mengaku terkejut ketika mengetahui identitas sahabat penanya selama ini.

“Dipertemukan di project bareng yang lagi kita kerjakan… Jadi kebayang kan ya, betapa kagetnya gue waktu Dinar bilang dialah sosok di balik surat-surat itu!” ungkap Dian.

Menghidupkan Kembali Tradisi Surat

Pertemuan ini juga menjadi momen untuk menghidupkan kembali tradisi surat-menyurat. Dian memutuskan untuk melanjutkan komunikasi klasik dengan sahabat penanya, meski kini ada berbagai cara digital yang lebih praktis.

“Akhirnya kita mutusin untuk lanjutin surat-menyurat kita, just for the love of the art… Happy to have you back in my life, Dinar!” tulis Dian.

Sahabat penanya, Dinar, juga menyatakan kegembiraannya melalui kolom komentar Instagram, mengungkapkan bahwa Dian adalah sosok yang menyenangkan dan interaktif.

“Diaaaan.. sahabat penaku dr tahun 1996. Hari ini aku balesin langsung, tanpa perangko. Seru banget… ngobrol banyak banget… dan sesuai ekspektasi, Dian baik banget,” tulis Dinar.

Reaksi Publik

Unggahan Dian ini langsung mendapat respons hangat dari warganet. Banyak yang membagikan pengalaman serupa, bahkan sebagian mengenang masa kecil dengan sahabat pena mereka.

Dari nostalgia surat yang lambat sampai kehangatan menunggu balasan, kisah ini membuat banyak orang terinspirasi untuk kembali menjalin komunikasi klasik yang penuh makna.

“How sweet mba Dian… aku dan alm. mbakku sangat mengidolakan mba Dian… Semoga mba Dian sehat selalu,” tulis akun @moms.re****.

“Lucuu bangett! Jadi kangen jaman 90an punya sahabat pena… Saling surat-suratan yang nyampe bisa satu bulan. Tuker-tukeran koin, perangko… so precious!” tulis akun @donnyosm****.

Kisah Dian ini membuktikan bahwa ikatan yang dibangun melalui tulisan tangan tetap bisa kuat, meski jarak dan waktu memisahkan, dan bahwa sahabat pena sejati mampu bertahan puluhan tahun.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |