Viral! Pedagang Es Gabus Korban Fitnah Minta Mobil ke Polisi, Alasannya Mengejutkan

3 days ago 9
Pedagang Es Gabus

Menit.co.id – Kisah perjuangan hidup Sudrajat atau yang akrab disapa Babeh Ajat, seorang kakek penjual jajanan tradisional, baru-baru ini menjadi sorotan tajam publik.

Berawal dari dugaan fitnah keji yang menyebut produk dagangannya berbahaya, nasib sang pedagang es gabus ini berubah drastis dari suasana duka yang menyelimuti keluarganya menjadi banjir dukungan dan simpati dari berbagai pihak.

Peristiwa pilu yang menimpa Babeh Ajat bermula ketika ia tengah berjualan di kawasan Kemayoran.

Tanpa ada klarifikasi terlebih dahulu, ia dituduh sepihak oleh oknum tertentu yang menyebut es kue atau es gabus buatannya terbuat dari bahan spons dan bedak hanya karena teksturnya yang kenyal. Tudingan tersebut berujung pada tindak penganiayaan yang sangat keji.

“Saya ditonjok Pak, belakang depan saya ditonjok tanpa meminta klarifikasi ke Bapak dulu,” curhat Babeh Ajat dengan mata berkaca-kaca saat hadir sebagai bintang tamu dalam sebuah acara Talkshow televisi yang tayang pada 30 Januari 2026.

Kakek berusia lanjut itu menceritakan kekejaman perlakuan yang diterimanya secara rinci. Selain dipukuli, ia juga mengalami penghinaan berat di mana ia dipaksa untuk memakan dagangannya sendiri dan bahkan dijejali rokok secara paksa. Namun, kebenaran akhirnya terungkap setelah hasil uji laboratorium forensik keluar.

Dinyatakan secara ilmiah bahwa produk jualan tersebut 100 persen aman dan layak dikonsumsi, sehingga memupuskan isu negatif yang beredar.

Sebagai bentuk empati dan dukungan moril terhadap trauma yang dialami korban, Kapolres Depok secara khusus mendatangi Sudrajat.

Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian menyerahkan bantuan berupa satu unit sepeda motor untuk membantu memperlancar aktivitas ekonomi sang pedagang es gabus.

Namun, di tengah suasana haru dan penuh syukur tersebut, sebuah momen tak terduga justru mencuri perhatian.

Di hadapan pejabat kepolisian dan publik yang menyaksikan, Sudrajat secara spontan melontarkan permintaan yang membuat banyak orang terheran-heran.

Tanpa rasa malu, ia mengaku lebih menginginkan kendaraan roda empat alias mobil daripada motor.

“Saya mau minta mobil, takut mobil. Jadi minta mobil, mobil buat jalan-jalan,” ungkapnya secara blak-blakan.

Permintaan ini sempat memunculkan tanda tanya bagi sebagian pihak, mengingat usia Babeh Ajat yang sudah uzur untuk mengendarai mobil pribadi.

Namun, alasan yang dikemukakannya kemudian menjadi jelas. Ternyata, kakek ini sudah memikirkan matang-matang bahwa kendaraan tersebut nantinya akan dioperasikan oleh anaknya untuk membantu kelancaran usaha keluarga.

Meskipun permintaannya itu dianggap “nekat” atau terlalu tinggi oleh sebagian netizen yang hanya melihat potongan video, Sudrajat menunjukkan keseriusannya.

Ia menegaskan bahwa tidak berniat meminta barang mewah secara cuma-cuma tanpa usaha. Bahkan, sang pedagang es gabus ini menyatakan niat tulusnya untuk membayar kendaraan tersebut secara dicicil jika memang ada pihak yang bersedia mengabulkan permintaannya.

Di balik kelakuan lucunya yang viral tersebut, Babeh Ajat sebenarnya masih menyimpan luka psikologis yang mendalam. Ia mengaku sempat merasa ketakutan berat untuk kembali berjualan di jalanan karena trauma akan peristiwa kekerasan yang dialaminya.

“Saya takut sama digebugin lagi sama dia, takut trauma, takutnya diincer,” akunya dengan suara gemetar, menunjukkan rasa was-was yang masih membayangi.

Meskipun demikian, dengan hati yang lapang dan jiwa besar yang luar biasa, Babeh Ajat memilih untuk tidak melanjutkan kasus penganiayaan ini ke ranah hukum pidana, meskipun telah ditawari bantuan hukum oleh pengacara kondang.

Prioritas utamanya kini hanya satu: kembali mencari nafkah yang halal untuk keluarganya dengan tenang. Sikap pemaafan yang ditunjukkan oleh sang pedagang es gabus ini pun menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat tentang keteguhan hati dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan hidup.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |