
Menit.co.id – Sebuah video yang menampilkan menu MBG telur mentah viral di media sosial dan memicu beragam respons dari masyarakat.
Video tersebut disebut-sebut direkam di SMAN 1 Cigemblong, Kabupaten Lebak, Banten, dan menyoroti kondisi menu makan bergizi gratis (MBG) yang disajikan untuk siswa.
Dalam rekaman itu, terlihat telur yang seharusnya matang justru disajikan dalam kondisi mentah. Suara seorang pria dalam video juga menyebut bahwa jagung yang tersedia turut disajikan tanpa proses matang.
“Ini MBG di SMAN 1 Cigemblong telurnya mentah, jagungnya mentah. Masa siswa disuruh masak sendiri di sekolah. Enggak benar ini MBG, harus ditutup kalau gini caranya. Kemarin asem sekarang mentah,” ujar pria dalam video.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lebak, Asep Royani, membenarkan bahwa menu MBG dalam video tersebut berasal dari dapur Satuan Pengelola Program Gizi (SPPG) Lebak.
“Benar, kejadian ini terjadi di SPPG Cigemblong pada Jumat, 23 Januari. Temuannya juga terjadi di beberapa sekolah lain,” jelas Asep, Senin (26/1/2027).
Namun, Asep menegaskan, tidak semua ompreng MBG yang dibagikan mengandung telur mentah.
Berdasarkan laporan, sekitar 200 ompreng terpengaruh dari total distribusi ke beberapa sekolah, termasuk SMAN 1 Cigemblong dan SDN Mugijaya. Dua sekolah lain turut terdampak tetapi tidak melaporkan secara langsung.
Pihak SPPG mengakui adanya kelalaian dalam proses pengolahan dan pemorsian menu sehingga telur mentah ikut tersaji dalam menu MBG.
“Masalah ini terjadi karena tim pengolah sedang merebus telur dalam beberapa wadah, namun tidak ada pembeda antara telur matang dan mentah. Akhirnya, sulit membedakan mana yang sudah matang dan yang belum,” jelas Asep.
Lebih lanjut, ia menambahkan, tim pemorsian yang mengambil telur tidak melakukan konfirmasi kepada tim pengolahan, sehingga telur mentah ikut dimasukkan ke ompreng.
Mengenai klaim jagung mentah dalam video, Asep menyampaikan hasil konfirmasi dengan pihak SPPG bahwa jagung sebenarnya telah dikukus. “Jadi soal narasi jagung mentah dalam video itu tidak benar,” pungkasnya.
Insiden ini memunculkan sorotan masyarakat mengenai kualitas menu MBG telur mentah dan tata kelola distribusi gizi sekolah. Pihak berwenang berjanji akan memperbaiki prosedur agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

1 week ago
9














































