Menit.co.id – Jagat media sosial kembali digemparkan dengan kemunculan video viral mahasiswa KKN yang disebut-sebut menampilkan adegan kontroversial terkait Teh Pucuk. Durasi yang beredar pun berbeda-beda, mulai dari versi singkat 1 Menit 50 Detik hingga versi panjang 17 Menit.
Konten ini tersebar cepat di berbagai platform populer seperti Facebook, X, Instagram, hingga TikTok, menimbulkan gelombang perbincangan yang luas di kalangan warganet.
Menurut narasi yang beredar, video viral mahasiswa KKN 17 Menit tersebut menampilkan seorang perempuan yang dikaitkan dengan mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Lombok. Dalam isu yang berkembang, ia disebut sedang mengikuti program Mahasiswa KKN namun justru diduga melakukan adegan tak pantas bersama seorang pria di dalam kamar.
Spekulasi semakin memanas karena adanya perbandingan antara versi 1 Menit 50 Detik dan versi 17 Menit. Banyak akun membagikan link dengan embel-embel durasi berbeda untuk menarik perhatian warganet. Padahal, kegiatan Mahasiswa KKN sejatinya adalah pengabdian kepada masyarakat, bukan untuk membuat konten sensasional.
Potongan Isi Video yang Beredar
Dalam cuplikan yang tersebar, terlihat seorang perempuan berkacamata berada di dalam kamar bersama seorang pria yang wajahnya tidak terlihat jelas. Awalnya, interaksi mereka tampak biasa, seperti sedang bercakap santai.
Namun, pada versi yang diklaim berdurasi 17 Menit, keduanya tampak membuat konten bersama. Salah satu adegan yang menjadi sorotan adalah saat pria tersebut menuang cairan dari botol Teh Pucuk ke dalam gelas kecil dan memberikannya kepada perempuan itu.
Detail inilah yang memicu berbagai spekulasi. Warganet mempertanyakan isi botol tersebut sehingga isu video viral mahasiswa KKN semakin meluas. Sementara itu, versi 1 Menit 50 Detik hanya menampilkan potongan singkat tanpa konteks lengkap, sehingga banyak asumsi bermunculan.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi terkait identitas pemeran dalam link Teh Pucuk Viral versi 1 Menit 50 Detik maupun 17 Menit.
Risiko Hukum dan Dampak Psikologis
Membuka atau menyebarkan link video viral mahasiswa KKN berisiko melanggar hukum. Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Pasal 27 ayat (1), penyebaran konten yang melanggar kesusilaan dapat dikenai hukuman penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp1 miliar.
Selain itu, paparan berlebihan terhadap konten viral yang mengandung unsur dewasa bisa berdampak negatif pada kesehatan mental, termasuk meningkatnya rasa cemas, stres, hingga menurunnya produktivitas. Oleh karena itu, rasa ingin tahu terhadap video viral ini tidak boleh mengalahkan pertimbangan rasional dan keselamatan diri.
Tips Aman Menghindari Link Berbahaya
Untuk terhindar dari hoaks dan tautan berbahaya terkait link Teh Pucuk Viral, beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain:
- Selalu periksa alamat domain sebelum membuka tautan yang mencurigakan.
- Jangan memasukkan nomor telepon, password, atau data pribadi di situs tidak resmi.
- Gunakan antivirus dengan perlindungan web aktif.
- Hindari mengunduh file .apk atau .exe dari sumber tak dikenal.
- Baca komentar atau forum diskusi untuk mengetahui peringatan dari pengguna lain.
- Laporkan konten spam atau menyesatkan ke platform terkait.
- Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) pada akun media sosial.
Meski platform digital semakin canggih menyaring konten berbahaya, kewaspadaan pengguna tetap menjadi kunci utama. Jangan sampai rasa penasaran terhadap link Teh Pucuk Viral versi 1 Menit 50 Detik maupun 17 Menit justru menimbulkan masalah hukum atau kerugian pribadi.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

18 hours ago
4

















































