Menit.co.id – Momen bahagia keluarga justru sempat dibayangi isu tak sedap. Thariq Halilintar akhirnya buka suara terkait potongan video acara tedak siten putranya yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Lewat Instagram Story pribadinya, ia mengunggah versi lengkap video tersebut untuk meluruskan narasi yang beredar.
Dalam unggahan itu, Thariq Halilintar memperlihatkan suasana asli saat sesi foto gelar berlangsung. Terlihat keluarga besar dari pihaknya dan Aaliyah tengah bersiap, mengatur posisi, serta saling berkoordinasi sebelum berfoto bersama.
Video tersebut diunggah sebagai respons atas potongan klip yang sebelumnya viral dan dinilai menimbulkan kesalahpahaman.
“Nih yang lagi rame kemarin ya? Ini video aslinya. Heran sama orang-orang yang pengin banget mengadu domba keluarga kita karena potongan video lalu bikin narasi sendiri, dan yang lebih parah ngebully anak usia 8 bulan di acaranya sendiri.. mental tempe,” tulis Thariq Halilintar dalam unggahannya pada Rabu (18/2/2026).
Dalam rekaman tersebut, tampak Aaliyah Massaid memanggil Aurel Hermansyah agar berdiri lebih dekat dengannya. Momen itu menunjukkan suasana yang cair dan tanpa ketegangan seperti yang sempat diasumsikan sebagian warganet.
Saat sesi foto bersama dimulai, Aurel terlihat berdiri di samping Reza Artamevia. Sementara itu, Atta Halilintar berada di sisi ibundanya, Lenggogeni. Semua anggota keluarga tampak tersenyum dan menikmati prosesi adat tersebut.
Tak hanya membagikan video klarifikasi, Thariq juga mengunggah sejumlah foto kebersamaan keluarga di acara tedak siten tersebut. Ia menegaskan bahwa posisi berdiri dalam foto bukanlah persoalan yang perlu diperdebatkan.
“Mau di atas, mau di samping, mau di bawah atau fotonya sambil gelantungan.. kita satu kesatuan dan kita bahagia,” tulisnya menyertai foto-foto keluarga.
Unggahan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa hubungan antaranggota keluarga tetap harmonis. Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang mencoba membangun opini negatif dari potongan video singkat tanpa melihat konteks secara utuh.
Menurut Thariq, yang paling disesalkan adalah adanya komentar yang menyerang anaknya yang masih berusia delapan bulan. Ia menilai tindakan tersebut sudah melewati batas, terlebih dilakukan dalam momen sakral acara keluarga.
“Untuk yang masih mau memecah belah dan menebarkan kebencian.. semoga kamu menemukan kedamaianmu juga,” tulisnya menutup pernyataan.
Acara tedak siten sendiri merupakan tradisi adat Jawa yang dilakukan sebagai bentuk doa dan harapan baik bagi tumbuh kembang anak. Prosesi ini biasanya dihadiri keluarga besar dan dilaksanakan dengan penuh makna simbolis.
Dengan membagikan video lengkap, Thariq berharap publik dapat melihat situasi sebenarnya tanpa terpengaruh potongan klip yang tidak utuh.
Klarifikasi tersebut pun mendapat respons beragam dari warganet, sebagian besar memberikan dukungan agar keluarga mereka tetap solid dan tidak terpengaruh isu yang beredar.
Langkah terbuka yang diambil Thariq melalui media sosial menunjukkan pentingnya memberikan konteks utuh dalam setiap informasi yang beredar. Di tengah cepatnya arus konten digital, potongan video singkat memang kerap memicu persepsi berbeda.
Kini, setelah klarifikasi disampaikan langsung, Thariq Halilintar menegaskan bahwa keluarganya tetap kompak dan bahagia. Ia berharap tidak ada lagi narasi yang berupaya memecah belah ataupun menyebarkan kebencian terhadap keluarganya, terutama terhadap sang buah hati.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

15 hours ago
6

















































