Testis Buatan Israel Dikembangkan di Laboratorium, Terobosan Ilmiah Baru untuk Atasi Infertilitas Pria

3 days ago 9
Testis Buatan Israel

Menit.co.id – Belakangan ini, topik testis buatan Israel menjadi perbincangan luas di kalangan publik dan komunitas ilmiah internasional.

Inovasi ini menarik perhatian karena menawarkan harapan baru dalam penanganan infertilitas pria, sebuah masalah kesehatan yang selama ini masih menyisakan banyak tanda tanya.

Penelitian mengenai testis buatan Israel dilakukan oleh tim ilmuwan dari Bar-Ilan University.

Para peneliti berhasil menumbuhkan sepasang testis di laboratorium dengan memanfaatkan ekstraksi sel dari tikus sebagai tahap awal pengujian.

Organ artifisial tersebut dikembangkan untuk meniru struktur dan fungsi biologis testis alami.

Dalam laporan penelitian, organ yang dihasilkan disebut memiliki kemiripan signifikan dengan testis tikus asli, baik dari sisi struktur jaringan maupun potensi fungsinya.

Studi ini dipimpin oleh Dr. Nitzan Gonen, yang menargetkan pengembangan lanjutan agar teknologi testis buatan Israel suatu saat dapat diaplikasikan menggunakan sel induk manusia.

“Klinik kesuburan dapat mengidentifikasi beberapa faktor penyebab infertilitas pada pria, seperti jumlah sperma yang rendah atau struktur sperma yang tidak normal. Namun, kami belum sepenuhnya memahami akar masalahnya, termasuk mutasi genom atau gangguan fungsi testis yang menghambat transportasi sperma,” ujar Gonen dalam wawancara dengan surat kabar Haaretz.

Ia menambahkan bahwa dengan model yang dikembangkan saat ini, para ilmuwan memiliki sistem baru untuk mempelajari penyebab infertilitas secara lebih mendalam.

Pendekatan ini membuka peluang riset lanjutan yang sebelumnya sulit dilakukan menggunakan metode konvensional.

Mengutip laporan The Post, tim peneliti tersebut merupakan bagian dari kelompok ahli biologi yang telah lama mengembangkan organoid, yakni versi miniatur tiga dimensi dari organ yang belum matang.

Sebelumnya, teknologi organoid telah berhasil diaplikasikan untuk meniru struktur otak, ginjal, hingga usus. Dalam riset testis buatan Israel, organoid dikultur dari sel testis tikus neonatal yang belum matang.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa testis tikus buatan tersebut mampu bertahan dan berfungsi selama sembilan minggu.

Rentang waktu ini secara teori dianggap cukup untuk memungkinkan proses produksi dan pelepasan sperma tikus, yang secara alami memerlukan waktu sekitar 34,5 hari.

Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal ilmiah International Journal of Biological Sciences.

Dalam laporan itu, para peneliti mencatat bahwa organoid yang mereka kembangkan memperlihatkan “tanda-tanda memasuki meiosis”, yaitu tahap penting dalam pembentukan sel sperma di mana jumlah kromosom berkurang menjadi setengah.

Lebih jauh, pengembangan testis buatan Israel ini memiliki tujuan jangka panjang yang kuat.

Dr. Gonen menjelaskan bahwa riset ini diarahkan untuk membantu anak laki-laki penderita kanker yang berisiko kehilangan kemampuan menghasilkan sperma akibat pengobatan agresif seperti kemoterapi.

Dalam skenario tersebut, biopsi jaringan testis dapat dilakukan sebelum terapi dimulai. Sel-sel yang masih sehat kemudian dikembangkan secara in vitro hingga menghasilkan sperma yang layak, lalu dibekukan untuk digunakan di masa depan.

Jika berhasil diterapkan pada manusia, teknologi ini berpotensi menjadi solusi revolusioner bagi pasien kanker yang ingin tetap memiliki keturunan.

Penelitian ini menegaskan bahwa kemajuan bioteknologi terus membuka jalan baru di dunia medis.

Meski masih berada pada tahap awal, testis buatan Israel menjadi contoh bagaimana sains modern berupaya menjawab tantangan kompleks kesehatan reproduksi pria dengan pendekatan inovatif dan berkelanjutan.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |