Terbukti Lalai: Barcelona Didenda 17 Ribu Euro usai Kericuhan Suporter Frankfurt di Camp Nou

18 hours ago 4
Barcelona Didenda 17 Ribu Euro usai Kericuhan Suporter Frankfurt di Camp Nou

Menit.co.id – Badan sepak bola tertinggi di Eropa, UEFA, secara resmi menjatuhkan sanksi administratif berupa denda kepada FC Barcelona senilai 17.000 Euro.

Hukuman ini diterbitkan menyusul adanya temuan pelanggaran serius terkait protokol keamanan stadion saat laga melawan Eintracht Frankfurt di Camp Nou pada Desember lalu.

Keputusan ini muncul setelah komisi disiplin UEFA melakukan penyelidikan mendalam terhadap manajemen keamanan klub tuan rumah.

Barcelona dinilai gagal melakukan pencegahan yang efektif terhadap masuknya barang-barang terlarang, seperti suar dan benda berbahaya lainnya, yang akhirnya digunakan oleh suporter tim tamu untuk memicu kerusuhan.

Meskipun pihak Eintracht Frankfurt sebelumnya telah menjadi sorotan utama dan menerima hukuman berat atas perilaku buruk pendukungnya, UEFA menegaskan bahwa klub tuan rumah tidak bisa lepas dari tanggung jawab.

Barcelona dianggap lalai dalam menjalankan fungsinya sebagai pengelola stadion, sehingga denda 17.000 Euro dianggap sebagai konsekuensi yang tepat atas ketidakmampuan mereka menetralisir potensi gangguan keamanan, seperti pelemparan benda dan penyalaan suar.

Laporan yang dikutip dari Barca Universal mengindikasikan bahwa hukuman ini bisa jadi jauh lebih berat andai saja Barcelona tidak memiliki modal diplomatik yang baik dengan petinggi UEFA.

Hubungan erat yang dimiliki klub Katalan tersebut disinyalir membantu mereka meringankan sanksi, meskipun tetap tidak bisa menghindari ganjaran finansial.

Sikap tegas UEFA sebelumnya sudah ditunjukkan kepada Eintracht Frankfurt. Klub Bundesliga tersebut telah dijatuhi denda 38.000 Euro serta hukuman larangan menjual tiket tandang untuk dua pertandingan kompetisi Eropa berikutnya.

Sanksi tersebut diberikan setelah UEFA Control, Ethics and Disciplinary Body memutuskan bahwa suporter Frankfurt telah melanggar beberapa pasal regulasi disiplin, mulai dari menyalakan suar, melempar benda, hingga merusak fasilitas.

Kerusakan fisik di Spotify Camp Nou akibat ulah suporter Frankfurt tercatat cukup signifikan. Partisi stadion yang hancur, kursi yang dicabut paksa, dan fasilitas toilet yang dirusak memperparah daftar pelanggaran, dengan estimasi kerugian materiil mencapai 6.000 Euro yang harus ditanggung oleh pihak klub Jerman tersebut.

Insiden ini menambah panjang daftar catatan disiplin Barcelona di mata otoritas sepak bola Eropa. Pada 2017 lalu, klub ini pernah diganjar denda 19.000 Euro setelah suporternya menyerbu lapangan pertandingan usai kemenangan dramatis 6-1 atas Paris Saint-Germain di ajang Liga Champions.

Catatan buruk tersebut berlanjut di era yang lebih baru. Pada Agustus 2025, Barcelona kembali harus merogoh kocek sebesar 7.750 Euro.

Rinciannya, denda 5.250 Euro untuk kasus pelemparan benda ke dalam area permainan dan 2.500 Euro terkait penggunaan suar oleh suporter saat duel kontra Inter Milan.

Selain masalah perilaku suporter, Barcelona juga tengah berjuang dengan tekanan finansial akibat pelanggaran regulasi Financial Fair Play (FFP). Pada Juli 2025, klub dijatuhi hukuman dana awal sebesar 15 juta Euro.

Ancaman yang mengawang-awang adalah potensi pembengkakan denda tersebut hingga mencapai 60 juta Euro jika klub gagal mematuhi parameter keuangan yang ditetapkan dalam jangka waktu dua tahun ke depan.

Denda ini merupakan bagian dari kesepakatan penyelesaian dengan Badan Pengendalian Keuangan Klub (CFCB) mengenai peraturan pendapatan sepak bola yang baru diberlakukan pada musim 2024/25.

Meskipun nominal denda 17.000 Euro terkait insiden Frankfurt tergolong kecil jika dibandingkan dengan sanksi yang diterima Eintracht Frankfurt atau masalah FFP mereka, sanksi ini menyiratkan pesan kuat dari UEFA.

Badan tersebut menegaskan bahwa tanggung jawab keamanan stadion ada di bahu klub tuan rumah. Kegagalan dalam menyediakan standar keamanan yang ketat tidak akan ditoleransi, demi menjaga integritas dan citra kompetisi sepak bola Eropa agar tetap berjalan kondusif.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |