Megatsunami Greenland Guncang Bumi hingga Terekam Sensor Global

5 days ago 11
Megatsunami Greenland Guncang Bumi

Menit.co.id – Greenland kembali menjadi pusat perhatian dunia, bukan hanya karena tarik-menarik geopolitik dan keinginan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakuisisi pulau kaya mineral tersebut, tetapi karena terungkapnya sebuah fenomena alam yang mengerikan.

Wilayah perairan yang dingin dan sunyi ini ternyata menjadi panggung bagi bencana alam skala besar yang baru saja dikonfirmasi oleh para ilmuwan.

Pada September 2023, sebuah peristiwa dahsyat mengguncang Dickson Fjord di Greenland timur. Sebuah megatsunami setinggi 200 meter, yang dipicu oleh runtuhnya gletser masif, menerjang kawasan terpencil tersebut.

Kejadian ini bukan sekadar menimbulkan kerusakan fisik di area lokasi, tetapi efeknya begitu kuat hingga menyebabkan Bumi bergetar selama sembilan hari berturut-turut.

Fenomena langka ini pertama kali terdeteksi secara tidak sengaja oleh para ahli seismologi. Mereka mendeteksi sinyal getaran yang tidak lazim dan bingung mencari sumbernya.

Stephen Hicks, seorang peneliti dari University College London, mengungkapkan kebingungan timnya saat itu.

Sinyal yang mereka terima bukanlah gempa bumi biasa yang berdurasi singkat, melainkan sebuah dengungan monoton yang terus berlanjut selama lebih dari seminggu.

“Sinyal gempa biasanya hanya berlangsung beberapa menit, tetapi sinyal ini bertahan selama sembilan hari. Hicks menyatakan bahwa belum pernah ada kejadian semacam ini sebelumnya dalam catatan seismik,” ujarnya, menggambarkan betapa anehnya data yang mereka terima.

Penyelidikan intensif kemudian dilakukan dengan melibatkan kolaborasi 68 ilmuwan dari 15 negara berbeda.

Melalui analisis mendalam terhadap data seismik, citra satelit, dan simulasi lapangan, mereka melacak sumber getaran tersebut ke Greenland bagian timur.

Penelitian ini mengungkap bahwa pemanasan global telah memainkan peran kunci: gletser yang menopang gunung setinggi hampir 1.200 meter di atas Dickson Fjord telah meleleh, membuat struktur gunung menjadi tidak stabil.

Ketidakstabilan ini memicu keruntuhan besar pada 16 September 2023. Ribuan ton bebatuan dan puing gletser jatuh ke dalam fjord, menciptakan megatsunami yang menakutkan.

Namun, apa yang terjadi selanjutnya adalah fenomena unik. Karena fyord memiliki bentuk yang sempit dan berliku, gelombang raksasa ini terperangkap di dalamnya alih-alih menyebar ke laut lepas.

Air tersebut bergerak maju-mundur di dalam ruang terbatas itu selama lebih dari seminggu, menciptakan osilasi yang disebut sebagai seiche.

Seiche sering disamakan dengan gerakan air di dalam bak mandi yang bergoyang, namun dengan skala energi yang jauh lebih besar.

Meskipun para peneliti familiar dengan konsep ini, durasinya yang mencapai sembilan hari adalah hal yang di luar dugaan.

“Seandainya saya mengatakan setahun yang lalu bahwa sebuah seiche dapat bertahan selama sembilan hari, orang-orang akan menggeleng dan mengatakan itu mustahil,” ungkap Kristian Svennevig, salah satu penulis utama studi tersebut, seperti dilansir CNN, Jumat (30/1/2026).

Studi ilmiah ini akhirnya menyimpulkan bahwa getaran yang terasa di kerak Bumi selama sembilan hari itu dipicu oleh energi seiche yang terus-menerus tersebut.

Penemuan ini memberikan perspektif baru tentang kekuatan alam di Arktik. Temuan ini muncul di saat yang sama dengan meningkatnya minat internasional terhadap Greenland, sebuah wilayah strategis yang kini menjadi incaran akuisisi oleh pemerintahan Donald Trump AS, mengingatkan dunia akan kekuatan megatsunami yang tersembunyi di balik esnya.

Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi komunitas ilmiah global bahwa dampak perubahan iklim tidak hanya mempengaruhi permukaan laut, tetapi juga dapat memicu reaksi berantai geologis, termasuk potensi munculnya megatsunami lain di masa depan.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |