Menit.co.id – Pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny, diduga meninggal dunia akibat diracun menggunakan racun katak panah pada 2024 lalu, menurut hasil penyelidikan gabungan lima badan intelijen Eropa: Inggris, Perancis, Jerman, Swedia, dan Belanda.
Tuduhan itu mengarah pada pemerintah Rusia sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kematian Navalny, yang terjadi saat ia menjalani hukuman 19 tahun di sebuah koloni penjara terpencil di wilayah Arktik Rusia.
Sebelum pemakaman, sampel tubuh Navalny diamankan dan dikirim ke laboratorium di dua negara untuk dianalisis.
Inggris mengecam peristiwa tersebut sebagai tindakan biadab dan berencana melaporkan Rusia ke Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (CWC) atas dugaan pelanggaran konvensi senjata kimia.
Apa Itu Racun Katak Panah?
Menurut kelima badan intelijen tersebut, senyawa mematikan yang ditemukan dalam tubuh Navalny berasal dari kulit katak panah Ekuador, dikenal sebagai epibatidine, salah satu bentuk racun katak panah paling berbahaya di dunia.
Pakar toksikologi, Jill Johnson, menjelaskan bahwa epibatidine adalah neurotoksin alami yang diisolasi dari katak panah beracun.
Senyawa ini 200 kali lebih kuat daripada morfin dan dapat menyebabkan gangguan saraf yang parah jika dikonsumsi dalam dosis mematikan.
Johnson menekankan bahwa katak panah yang dipelihara di penangkaran tidak menghasilkan racun katak panah jenis ini, dan zat tersebut tidak terdapat secara alami di Rusia.
Spesies seperti katak panah Anthony dan katak Phantasmal merupakan beberapa jenis yang bisa memproduksi racun melalui kulit mereka.
Meski epibatidine sempat diteliti untuk penghilang rasa sakit dan peradangan paru-paru, sifat toksiknya membuat senyawa ini tidak digunakan secara klinis.
Cara Kerja Racun Katak Panah
Epibatidine bekerja dengan merangsang reseptor nikotinik pada sistem saraf secara berlebihan, sehingga dapat menyebabkan kedutan otot, kelumpuhan, kejang, detak jantung melambat, gagal napas, hingga kematian.
Profesor toksikologi lingkungan di Universitas Leeds, Alastair Hay, menegaskan bahwa efeknya dapat menimbulkan sesak napas fatal.
“Ditemukannya racun dalam darah seseorang menunjukkan pemberian yang disengaja,” ujar Hay. Ia juga menambahkan bahwa toksisitas epibatidine bisa meningkat bila dikombinasikan dengan obat tertentu, yang telah diteliti secara laboratorium.
Seberapa Langka Racun Katak Panah?
Johnson menyebut epibatidine sangat jarang dan hanya diproduksi oleh katak panah tertentu di wilayah geografis terbatas, seperti katak panah Anthony yang endemik di Ekuador dan Peru.
Racun ini terbentuk dari alkaloid dalam makanan alami katak, dan jika pola makan berubah, produksi epibatidine akan berhenti.
“Menemukan katak liar yang memproduksi racun yang tepat di lokasi yang tepat hampir mustahil. Ini adalah metode keracunan manusia yang sangat jarang terjadi,” kata Johnson seperti laporan Kompas.
Kasus lain keracunan epibatidine yang diketahui bersifat laboratorium dan tidak fatal.
Reaksi dan Tanggapan Rusia
Sebelumnya, Rusia mengklaim Navalny meninggal karena sebab alami. Namun Yulia Navalnaya, istri Navalny, menegaskan suaminya diracun.
“Racun itu menyebabkan kelumpuhan, henti napas, dan kematian yang menyakitkan. Sekarang ada bukti bahwa Vladimir Putin membunuh Alexei dengan senjata kimia,” tulis Yulia di akun X-nya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada negara-negara Eropa atas pengungkapan fakta ini.
Kedutaan Besar Rusia di London membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai propaganda Barat.
Juru bicara Kremlin, Maria Zakharova, mengatakan, “Semua pernyataan itu adalah kampanye informasi yang bertujuan mengalihkan perhatian dari masalah-masalah mendesak yang dihadapi Barat,” dikutip oleh kantor berita Tass.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

16 hours ago
6

















































