Ini Panduan Niat Mandi Puasa Ramadhan dan Tata Cara Bersuci

17 hours ago 15
Niat Mandi Puasa Ramadhan Niat Mandi Puasa Ramadhan. (freepik)

Menit.co.id – Menyambut bulan suci Ramadhan dengan hati dan tubuh bersih menjadi dambaan setiap Muslim. Salah satu persiapan penting adalah memahami niat mandi puasa Ramadhan serta tata cara bersuci sesuai syariat agar ibadah puasa berjalan sah dan penuh berkah.

Menjelang Ramadhan, banyak umat Islam melakukan mandi sebagai bentuk kesiapan lahir dan batin. Mandi ini terbagi menjadi dua jenis: mandi wajib bagi yang berhadas besar dan mandi sunnah bagi yang ingin menyambut bulan suci dalam keadaan suci meski tidak memiliki hadas.

Anjuran Mandi Sebelum Puasa

Dalam hukum Islam, mandi wajib dilakukan saat seseorang mengalami hadas besar, seperti junub, selesai haid, atau nifas. Jika kondisi tersebut terjadi pada malam hari sebelum fajar, dianjurkan segera bersuci sebelum waktu Subuh agar puasa dapat dijalankan dalam keadaan suci.

Beberapa riwayat dari istri Nabi, Aisyah dan Ummu Salamah RA, menyebut bahwa Rasulullah pernah memasuki waktu Subuh dalam kondisi junub, kemudian mandi dan tetap melanjutkan puasa. Hal ini menunjukkan bahwa bersuci sebelum berpuasa memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam.

Selain mandi wajib, mandi sunnah dianjurkan sebagai bentuk penghormatan menyambut Ramadhan. Meski tidak diwajibkan, mandi sunnah tetap penting untuk menyempurnakan kesiapan ibadah, termasuk dengan membaca niat mandi puasa Ramadhan sesuai kondisi masing-masing.

Bacaan Niat Mandi Puasa Ramadhan

Berikut dua jenis niat mandi yang perlu diketahui:

1. Niat mandi sunnah menyambut Ramadhan:

نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى
Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadhona lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Aku berniat melaksanakan mandi sunnah malam ini di bulan Ramadhan karena Allah Ta’ala.”

2. Niat mandi wajib karena hadas besar (junub):

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta’ala.”

Perlu diingat, niat mandi puasa Ramadhan cukup dihadirkan dalam hati sebelum air pertama menyentuh tubuh.

Tata Cara Mandi Wajib Sebelum Puasa

Agar mandi sah secara syariat, berikut langkah yang benar:

  1. Baca niat mandi puasa Ramadhan dalam hati.
  2. Cuci kedua tangan masing-masing tiga kali.
  3. Bersihkan area kemaluan dan bagian tubuh yang kotor.
  4. Berwudhu seperti hendak salat.
  5. Basahi kepala tiga kali hingga air merata sampai akar rambut.
  6. Guyur seluruh tubuh mulai sisi kanan, lalu kiri, memastikan semua bagian terkena air termasuk lipatan kulit.

Pastikan air mengalir merata agar mandi dianggap sah.

Doa Setelah Mandi

Sebagai penutup, dianjurkan membaca doa:

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya: “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. Ya Allah, jadikan aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan menjaga kesucian.”

Meski doa ini tidak wajib, membacanya dapat menyempurnakan ibadah bersuci.

Memahami niat mandi puasa Ramadhan beserta tata cara mandi wajib dan sunnah akan membantu umat Islam menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan yakin. Persiapan fisik dan spiritual yang matang diharapkan menjadikan Ramadhan 2026 momentum peningkatan iman dan ketakwaan.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |