Harga Emas Turun Drastis, Emas Antam Capai Level Terendah Sejak Januari 2026

4 days ago 8
Harga Emas Turun

Menit.co.id – Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk., atau yang dikenal dengan emas Antam Logam Mulia, mengalami tekanan tajam pada perdagangan hari ini, Sabtu (31/1/2026).

Berdasarkan data dari situs resmi PT Antam, logammulia.com, pukul 08.30 WIB di butik LM Graha Dipta, Pulo Gadung, Jakarta, harga emas satuan 1 gram tercatat Rp2.860.000 per batang.

Nilai ini menurun Rp260.000 dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya, menandai koreksi signifikan bagi logam mulia tersebut.

Penurunan ini memperpanjang tren pelemahan emas Antam dalam dua hari terakhir, dengan total penurunan mencapai Rp308.000 per gram.

Hari ini, harga emas Antam berada di level terendah sejak 22 Januari 2026, yakni Rp2.790.000 per gram.

Pelemahan Rp260.000 per hari ini juga tercatat sebagai yang terbesar sejak 2024, melampaui rekor sebelumnya pada 22 Oktober 2025, ketika harga anjlok Rp177.000 sehari.

Selain itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga merosot tajam. Hari ini harga buyback tercatat Rp2.654.000 per gram, turun Rp285.000 dibandingkan sebelumnya.

Fenomena ini sejalan dengan kondisi pasar emas global. Harga emas dunia menutup pekan terakhir Januari 2026 dengan volatilitas ekstrem setelah sebelumnya mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah, namun kemudian mengalami aksi jual tajam.

Penurunan harian emas global pada Jumat (30/1/2026) merupakan koreksi terdalam sejak 1983.

Mengacu pada data Refinitiv, emas spot tercatat melemah 9,8% ke level US$4.864,35 per troy ounce dan sempat anjlok 9,5% ke US$4.883,62 per troy ounce. Satu hari sebelumnya, harga emas sempat menyentuh puncak US$5.594,82 per troy ounce.

Pada Jumat dini hari, harga emas dunia sempat berada di posisi US$5.450 sebelum kembali terjun ke level terendah US$4.695,23 sekitar pukul 02.30 WIB, mencerminkan tekanan ekstrem dari aksi jual global yang mendorong harga emas turun drastis di pasar domestik maupun internasional.

Koreksi ini menjadi peringatan bagi investor dan pelaku pasar logam mulia untuk berhati-hati, mengingat volatilitas harga emas yang tinggi masih berpotensi berlanjut dalam beberapa hari mendatang.

Tren harga emas turun juga dapat memengaruhi strategi investasi, terutama bagi investor ritel yang mengandalkan emas sebagai lindung nilai (hedging) terhadap gejolak ekonomi.

Dengan kondisi saat ini, analis memperkirakan tekanan pada emas global dan domestik akan terus memengaruhi harga emas turun dalam jangka pendek, meskipun secara fundamental logam mulia tetap menjadi aset safe haven di tengah ketidakpastian pasar.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |