Gempar di Melbourne Park! Sensasi Learner Tien Singkirkan Daniil Medvedev dan Ukir Sejarah Australian Open

1 week ago 7
Learner Tien

Menit.co.id – Melbourne Park berguncang pada dini hari 26 Januari ketika sorak penonton memuncak menyaksikan kejutan besar di Australian Open 2026.

Learner Tien, petenis muda Amerika Serikat berdarah Vietnam, tampil luar biasa dengan menundukkan Daniil Medvedev—mantan petenis nomor satu dunia dan finalis Australian Open sebanyak tiga kali—dalam pertandingan yang berlangsung singkat namun penuh dominasi.

Tanpa banyak celah, Tien menutup laga dalam tiga set langsung dengan skor telak 6-4, 6-0, 6-3. Penampilan impresif ini bukan hanya mengantar dirinya ke babak perempat final, tetapi juga menegaskan kematangannya menghadapi lawan berpengalaman di panggung terbesar tenis dunia.

Bukan sekadar kemenangan biasa, duel tersebut menjadi panggung demonstrasi ketenangan dan kecerdasan bermain. Sejak awal pertandingan, Tien mengontrol tempo, memaksa Medvedev keluar dari zona nyamannya, dan nyaris tak memberi kesempatan bagi unggulan Rusia itu untuk bangkit.

Dengan hasil ini, Learner Tien resmi mencatatkan debut perempat final Grand Slam pertamanya—sebuah pencapaian langka bagi petenis seusianya. Pada usia 20 tahun, ia menjadi pemain termuda yang mencapai tahap ini dalam lebih dari 20 tahun terakhir, menyamai rekor yang sebelumnya dipegang Andy Roddick saat US Open 2001.

Lebih dari itu, Tien juga mencatat sejarah sebagai petenis pertama kelahiran tahun 2005 yang mampu menembus perempat final turnamen Grand Slam. Prestasi tersebut menandai hadirnya generasi baru yang siap mengguncang hierarki tenis dunia.

“Rasanya benar-benar luar biasa. Ini momen yang sangat spesial,” ujar Tien usai pertandingan. “Dalam setahun terakhir, saya merasa jauh lebih matang dan berpengalaman.”

Ujian berat berikutnya telah menanti. Di babak perempat final, Tien akan berhadapan dengan Alexander Zverev, petenis peringkat tiga dunia. Meski tantangan semakin besar, performa solid yang ia tunjukkan membuat publik optimistis kejutan lain masih mungkin terjadi.

Menariknya, ini bukan kali pertama Tien menyingkirkan Medvedev di Australian Open. Pada edisi 2025, ia sempat membuat sensasi dengan menumbangkan lawan yang sama di babak kedua, sekaligus menjadi petenis Amerika termuda sejak 1990 yang melangkah ke babak ketiga.

Siapa Sebenarnya Learner Tien?

Nama Learner Tien kini menjadi sorotan dunia tenis. Lahir pada Desember 2005 di Irvine, California, ia merupakan putra dari pasangan imigran Vietnam, Khuong Dan Tien dan Huyen Tien. Keluarganya dikenal menerapkan pendekatan sederhana dan membumi dalam mendukung karier sang anak.

Orang tuanya tidak pernah memaksanya meniti jalur profesional sejak dini. Mereka memilih memberi kebebasan agar Tien menikmati tenis sebagai proses, bukan tekanan. Meski bangga atas pencapaiannya—termasuk saat mampu mengalahkan pemain yang jauh lebih senior—keluarganya tetap menjaga perspektif agar kesuksesan tidak berubah menjadi beban.

Sang ayah, Khuong, sempat menjadi pelatih pertamanya hingga Tien berusia sekitar 10 tahun, sebelum akhirnya menyerahkan pengembangan tekniknya kepada pelatih profesional.

Nama “Learner” sendiri memiliki filosofi mendalam. Ibunya berprofesi sebagai guru, sementara ayahnya adalah pengacara real estat. Dari situlah inspirasi nama anak-anak mereka muncul. Learner diambil dari makna “pembelajar”, sementara kakak perempuannya diberi nama Justice.

“Seorang guru mencari pembelajar, dan seorang pengacara mencari keadilan. Itu nama yang bermakna,” ujar Khuong dalam wawancara dengan Los Angeles Times.

Seiring waktu, Tien justru semakin nyaman dengan identitas unik tersebut. Ia merasa namanya mencerminkan semangat belajar dan pertumbuhan yang terus ia pegang, baik di dalam maupun luar lapangan.

Tien resmi berstatus profesional pada 2023, dan musim 2025 menjadi tahun penuh pertamanya berkompetisi di ATP Tour. Ia mengakui masih dalam fase adaptasi menghadapi jadwal padat, negara baru, serta atmosfer kompetisi kelas dunia.

“Setiap turnamen membawa pengalaman baru,” katanya kepada ATPTour.com. “Bisa satu ruang ganti dengan pemain-pemain terbaik dunia adalah hal yang luar biasa.”

Meski kerap menghadapi tantangan bahasa dan budaya saat bertanding di luar Amerika Serikat, pengalaman tersebut justru memperkaya perjalanannya sebagai atlet muda.

Sorotan publik mulai memuncak sejak Australian Open 2025, ketika ia menjadi petenis termuda sejak Rafael Nadal (2005) yang mampu menembus babak keempat. Di turnamen itu pula, ia meraih kemenangan Grand Slam pertamanya sekaligus mencatat kemenangan debut atas pemain Top 10 dunia.

Serangkaian pencapaian tersebut mengukuhkan statusnya sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di tenis internasional. Dengan panggung besar seperti US Open dan potensi duel melawan nama-nama elite dunia, perjalanan karier Tien tampaknya baru saja dimulai—dan dunia tenis bersiap menyaksikan babak berikutnya.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |