Menit.co.id – Dunia hiburan global berduka menyusul kepergian salah satu ikon komedi paling dikagumi, Catherine O’Hara.
Aktris pemenang Emmy yang melegenda lewat peran di Home Alone dan Beetlejuice, serta kesuksesan kritisnya dalam serial Schitt’s Creek, meninggal dunia pada usia 71 tahun.
Kabar meninggalnya bintang asal Kanada ini telah mengirim gelombang duka yang mendalam di kalangan sesama artis dan penggemar di seluruh dunia.
Dikonfirmasi oleh pernyataan resmi agennya kepada BBC, Catherine O’Hara menghembuskan napas terakhirnya pada hari Jumat di kediamannya di Los Angeles, Amerika Serikat.
Ia wafat setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya dalam waktu yang singkat. Rekan-rekan seprofesi mengenangnya bukan hanya sebagai seorang aktris, melainkan sebagai “orang, seniman, dan kolaborator yang luar biasa” yang meninggalkan jejak tak terhapuskan di industri hiburan.
Perjalanan karir O’Hara adalah kisah klasik tentang bakat yang diasah dari panggung improvisasi hingga layar lebar Hollywood.
Ia memulai langkahnya sebagai pelayan di jaringan teater Second City di Toronto pada tahun 1970-an, sebelum akhirnya berhasil menembus audisi untuk bergabung dengan grup komedi tersebut.
Bakatnya semakin terasah ketika ia menjadi bagian dari pemeran acara sketsa legendaris SCTV, berkolaborasi dengan nama-nama besar seperti Eugene Levy dan mendiang John Candy.
Dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone pada 2020, O’Hara pernah mengungkap bahwa akar Kanadanya berperan besar dalam membentuk selera humornya.
Ia berpendapat bahwa tumbuh di Kanada, tanpa rasa nasionalisme yang berlebihan, membuatnya belajar untuk tidak menganggap diri sendiri terlalu serius.
“Dan saya pikir orang Kanada tidak hanya memiliki selera humor tentang orang lain, tetapi juga tentang diri mereka sendiri,” katanya kala itu seperti dikutip dari BBC, Sabtu (31/1/2026).
Kejenakaan Catherine O’Hara berhasil mencuri perhatian penonton Amerika Serikat melalui film horor-komedi karya Tim Burton, Beetlejuice (1988), di mana ia memerankan Delia Deetz.
Salah satu momen paling ikoniknya adalah saat memimpin para tamu makan malam yang kerasukan dalam pertunjukan lagu “Day-O”.
Dua tahun kemudian, namanya semakin melejit lewat perannya sebagai ibu dari Kevin McCallister di Home Alone.
Teriakan paniknya, “Kevin!”, saat menyadari putranya tertinggal sendirian saat liburan Natal, hingga kini diingat sebagai salah satu momen paling berkesan dalam sejarah film komedia.
Macaulay Culkin, lawan mainnya yang kini berusia 45 tahun, memberikan penghormatan yang sangat emosional kepada ibu di layar kacanya itu.
Melalui media sosial, Culkin berbagi foto-foto kenangan mereka dan menulis, “Mama. Kupikir kita punya waktu. Aku menginginkan lebih. Aku ingin duduk di kursi di sebelahmu… Aku mencintaimu. Sampai jumpa nanti.”
Meskipun telah sukses sejak lama, karir O’Hara justru menemukan puncak baru di usia senja berkat serial Schitt’s Creek. Dalam serial tersebut, ia memerankan Moira Rose, karakter eksentrik dengan aksen yang berubah-ubah dan busana unik.
Penampilan briliannya ini membuahkan Penghargaan Emmy dan Golden Globe. Dan Levy, yang berperan sebagai putranya dan menciptakan serial tersebut, menggambarkan pengalamannya bekerja sama dengan O’Hara sebagai anugerah. “Sulit membayangkan dunia tanpa dirinya,” tulis Levy.
Keahlian akting O’Hara tidak hanya terbatas pada komedi slapstick. Ia juga dikenal lewat kolaborasinya dengan Christopher Guest dalam sejumlah film mockumentary penuh pujian seperti Best in Show dan For Your Consideration.
Guest menyatakan bahwa dunia telah kehilangan “salah satu raksasa komedi di zaman kita”. Sementara itu, Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, turut berkabung, menyebut O’Hara sebagai legenda yang telah mengukir namanya selama lebih dari lima dekade.
Hingga menjelang akhir hayatnya, Catherine O’Hara tetap menunjukkan dedikasinya pada seni peran. Ia masih tampil dalam serial drama fiksi ilmiah HBO, The Last of Us, serta bermain dalam film komedi The Studio garapan Seth Rogen tahun lalu.
Seth Rogen, yang mengidolakannya sejak kecil karena film Home Alone, menyebut kesempatan bekerja sama dengannya sebagai kehormatan sejati. “Dia sangat lucu, baik hati, intuitif, murah hati… Kita semua beruntung bisa hidup di dunia yang ada dirinya,” tulis Rogen.
O’Hara meninggalkan suaminya, Bo Welch, kedua putranya Matthew dan Luke, serta saudara-saudaranya. Warisan yang ditinggalkannya bukan hanya berupa karya film dan serial televisi, tetapi juga tawa yang mengilhami jutaan orang di seluruh dunia.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

4 days ago
7














































