
Menit.co.id – Rod Laver Arena bergemuruh hebat. Bukan semata karena ketegangan laga perempat final Australian Open 2026, melainkan oleh narasi besar yang mengiringi kemenangan Alexander Zverev di hadapan ribuan penonton Melbourne.
Unggulan ketiga turnamen itu langsung berada di bawah tekanan saat menghadapi kejutan kompetisi, Learner Tien. Permainan berlangsung ketat sejak awal.
Reli panjang menghiasi hampir setiap gim, emosi naik turun, dan margin kesalahan begitu tipis. Namun, di balik duel sengit tersebut, tersimpan pertarungan lain yang luput dari sorotan publik.
Zverev tidak hanya berhadapan dengan Tien di seberang net. Petenis asal Jerman itu juga harus mengelola kondisi diabetes tipe satu yang telah lama menjadi bagian dari hidup dan karier profesionalnya.
Sejak gim pembuka, Alexander Zverev tampil agresif dengan strategi jelas. Pukulan keras dari baseline dipadukan dengan pendekatan ke net yang rapi, membuat lawannya kesulitan menemukan ritme. Servis menjadi senjata paling mematikan, memaksa Tien terus bertahan dan jarang mengambil inisiatif.
Beberapa peluang break point sempat dimiliki Tien, namun semuanya mampu digagalkan melalui servis akurat dan penempatan bola yang disiplin dari Zverev. Tekanan konstan itu perlahan menggerus kepercayaan diri petenis muda Amerika Serikat tersebut.
Meski terlihat kalah tenaga, Tien tidak menyerah begitu saja. Dengan kelincahan dan kemampuan membaca permainan, ia mampu menjaga servisnya dan memaksa set kedua berlangsung ketat. Reli-reli panjang pun kembali tersaji, membuat atmosfer stadion semakin panas.
Pengalaman akhirnya berbicara. Zverev mampu mengamankan set pertama dengan skor 6-3 setelah memanfaatkan kesalahan sendiri lawan dan tampil lebih tenang pada momen-momen krusial.
Sorotan utama pertandingan justru datang dari luar papan skor. Di sela-sela poin dan pergantian gim, Zverev terlihat rutin memantau dan mengatur kadar gula darahnya. Ia mengakui kondisi tersebut membuatnya seolah menjalani dua pertandingan sekaligus di atas lapangan.
“Fokus saya bukan hanya pada bola, tetapi juga pada tubuh,” ujar Alexander Zverev, seperti dikutip dari news.ssbcrack.com.
Dengan hasil tersebut, persaingan di perempat final Australian Open 2026 semakin memanas. Sejumlah nama besar telah menunggu di fase berikutnya, termasuk laga yang paling dinanti publik antara Carlos Alcaraz melawan Alex de Minaur, serta duel sektor putri yang mempertemukan Coco Gauff dan Elina Svitolina.

1 week ago
7














































