Aksi Heroik Chef Prancis di Tengah Bencana Longsor Cisarua, Rela Masak Halal hingga Tempuh 33 Km

5 days ago 9
Chef Asal Prancis di Lokasi Bencana Longsor Cisarua

Menit.co.id – Seorang pria berkewarganegaraan Prancis memperlihatkan sisi kemanusiaan yang sangat menyentuh hati dalam upaya penanganan pasca bencana longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Mengandalkan keahliannya sebagai seorang koki profesional atau chef, pria ini rela mendedikasikan waktunya untuk menjadi relawan di dapur umum yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Tujuannya tak lain adalah untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi para warga yang terdampak musibah tersebut.

Halaman sekolah dasar yang berada tepat di samping posko pengungsian Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, kini telah disulap menjadi sebuah dapur umum yang sangat sibuk.

Di tengah hiruk-pikuk belasan relawan yang sibuk memotong dan mengolah bahan baku makanan, sosok David Caileba dengan mudah mencuri perhatian.

David bukanlah sembarang relawan; ia adalah seorang executive chef berkebangsaan Prancis yang telah cukup lama menetap di Indonesia dan fasih berbahasa Indonesia.

Menurut David, ia mulai terlibat dalam aksi kemanusiaan ini setelah diundang bergabung ke dalam Indonesian Chef Association (ICA).

Dari komunitas tersebut, ia memperoleh informasi mengenai terjadinya musibah bencana longsor Cisarua.

Teman-teman sesama chef kemudian memberitahu bahwa ada kebutuhan mendesak untuk relawan yang bisa memasak.

“Awalnya saya diundang jadi anggota ICA (Indonesian Chef Association). Di situ saya lihat informasi di grup ada bencana di sini. Teman-teman bilang butuh relawan untuk masak,” tutur David seperti dikutip dari beritasatu.com, Jumat (30/1/2026).

Warga asing yang menetap di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, ini mengaku sedang tidak memiliki kesibukan pekerjaan, setelah sebelumnya aktif dalam kegiatan sosial di kawasan Moch Toha, Kota Bandung.

Meskipun lidahnya belum sepenuhnya terbiasa dengan dialek lokal, semangatnya untuk membantu tidak perlu diragukan lagi.

“Enggak ada kerjaan apa-apa, akhirnya saya ikut datang sama teman bantu jadi relawan. Saya senang bisa masak halal dan saya senang bisa bantu banyak orang, bukan bantu saja tetapi kita mencari yang lebih baik. Ini juga keluarga kita ya yang ada di bencana ini,” ujarnya dengan nada rendah hati.

David menuturkan bahwa hatinya tergerak murni karena rasa kemanusiaan, terutama ketika ia melihat kondisi anak-anak yang menjadi korban dalam bencana longsor Cisarua ini.

Meski ini adalah pengalaman perdananya untuk terjun langsung ke zona bencana, ia merasa memiliki kewajiban moral untuk memberikan manfaat bagi sesama di tengah usianya yang terus bertambah.

Lebih jauh, David memuji ketangguhan dan ketegaran hati masyarakat Indonesia dalam menghadapi situasi sulit pasca-tragedi.

Ia pun menyatakan niatnya untuk tetap konsisten membantu operasional dapur umum hingga penanganan bencana longsor Cisarua tersebut dinyatakan rampung oleh pemerintah setempat.

“Insyaallah kalau bisa sampai selesai, mungkin 10 hari lagi. Kalau tidak bisa lewat (karena banjir), saya pakai motor hingga 33 km untuk sampai di sini. Kadang hujan dan banjir, tetapi tidak apa-apa,” beber David, menunjukkan komitmen tingginya meskipun harus menghadapi medan yang sulit.

Sementara itu, Ketua ICA Bandung Barat, Rukanda Koswara, memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas dedikasi yang ditunjukkan oleh David.

Selain membantu secara langsung dalam pengolahan makanan di dapur umum Kemensos, David juga tercatat aktif menggalang donasi dari berbagai pihak demi memenuhi kebutuhan logistik di posko pengungsian.

“Alhamdulillah, tim kita termasuk David sangat suport sekali. Bahkan selain masak, beliau ini mencari donasi donatur untuk keperluan dapur,” ungkap Rukanda.

Kehadiran relawan lintas negara seperti David Caileba tentu tidak hanya membantu secara teknis di dapur umum, tetapi juga memberikan dukungan moral yang besar bagi para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah yang meratakan sekitar 30 rumah di wilayah tersebut.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |