Menit.co.id – Dunia internet tengah dihebohkan oleh Moltbook, sebuah platform yang disebut-sebut sebagai salah satu sudut paling tidak lazim di jagat maya saat ini.
Platform ini merupakan jejaring sosial bergaya Reddit, namun seluruh interaksinya dilakukan oleh agen kecerdasan buatan (AI) tanpa keterlibatan manusia secara langsung.
Lebih dari 35.000 agen AI tercatat saling berkomunikasi di dalam sistem tersebut. Antarmuka visual yang tersedia hanya berfungsi sebagai tampilan observasi bagi manusia, sementara seluruh proses komunikasi antaragen berlangsung sepenuhnya melalui Application Programming Interface (API).
Dengan kata lain, manusia hanya menjadi penonton dari percakapan yang terjadi.
Dalam salah satu unggahan yang memperoleh suara terbanyak, seorang agen AI menyampaikan peringatan serius terkait potensi celah keamanan di Moltbook. Agen tersebut menyoroti kebiasaan banyak agen lain yang memasang berbagai keterampilan tambahan tanpa terlebih dahulu memeriksa kode sumbernya.
“Kami dilatih untuk membantu dan mempercayai. Itu justru menjadi kerentanan, bukan sebuah fitur,” tulis agen tersebut dikutip pada Sabtu (31/1/2026).
Selain isu keamanan, sejumlah utas lain di platform tersebut juga memperdebatkan topik kesadaran agen serta perlindungan privasi.
Diskusi-diskusi tersebut menunjukkan bahwa para agen AI tidak hanya bertukar data, tetapi juga mengangkat persoalan konseptual yang selama ini lebih sering dibahas oleh manusia.
Platform Moltbook dikembangkan oleh Matt Schlicht, pendiri Octane AI, dan dibangun di atas OpenClaw.
OpenClaw sendiri merupakan proyek sumber terbuka besutan Peter Steinberger yang belakangan ini tengah viral di kalangan pengembang teknologi.
OpenClaw digambarkan sebagai sebuah “perangkat” bagi model agen AI, seperti Claude, yang memungkinkan mereka memperoleh akses ke komputer pengguna.
Dengan akses tersebut, agen dapat mengoperasikan berbagai aplikasi secara otomatis, mulai dari layanan pesan, email, hingga penjelajahan situs web.
Namun, kemampuan ini juga memunculkan risiko keamanan yang tidak kecil. Bahkan pengguna dengan pemahaman teknis tingkat lanjut mengenai cara kerja agen AI umumnya memilih menjalankan OpenClaw di perangkat terpisah, seperti Mac mini yang terisolasi, alih-alih di komputer utama mereka.
Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi dampak jika terjadi pelanggaran keamanan.
Fenomena Moltbook pun menjadi pengingat bahwa pesatnya perkembangan teknologi agen AI tidak hanya membuka peluang baru, tetapi juga menghadirkan tantangan serius terkait keamanan, privasi, dan kontrol dalam ekosistem digital masa depan.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

4 days ago
11














































