Salah Satu Pelaku Pembunuhan Nenek di Pekanbaru Menantu Korban

3 hours ago 1
Pembunuhan Nenek Pekanbaru

Menit.co.id – Teka-teki kasus pembunuhan seorang nenek di Pekanbaru akhirnya mulai terungkap. Salah satu dari pelaku pembunuhan adalah menantu korban.

Suasana duka menyelimuti rumah almarhumah Dumaris (60), di Jalan Kurnia, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, Riau, Jumat (1/5) kemarin.

Ia sebelumnya menjadi korban perampokan di rumahnya sendiri. Salah satu anak korban tak henti-hentinya menangis saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sosok pria berbaju putih itu tampak memeluk erat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, seraya menangis.

“Tolong, ya pak,” pinta anak tersebut dengan nada bergetar sembari memohon agar pelaku dapat segera ditangkap.

Dalam kesempatan yang sama, petugas kepolisian yang hadir turut mengikuti kegiatan doa bersama.

Sebelumnya, Dumaris (60), tewas dibunuh perampok di rumahnya di Jalan Kurnia, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (29/4/2026) siang.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, kasus ini dalam proses penyelidikan.

Tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Riau, Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai, kini sedang memburu pelaku.

“Saat ini tim sedang bekerja keras mengejar pelaku,” kata Pandra saat seperti dikutip dari Kompas.com di rumah duka, Jumat petang.

Aksi pembunuhan dan pencurian itu terekam kamera CCTV di luar dan dalam rumah korban.

Ada sekitar lima orang yang diduga terlibat. Sementara yang mengeksekusi korban adalah seorang pria.

Pelaku membabi buta memukul korban dengan kayu balok. Pandra menyebut, salah satu wanita yang ada di dalam rekaman CCTV tersebut, diduga adalah menantu korban.

“Yang ada di video CCTV itu, salah satunya kerabat korban, yaitu mantunya berinisial AF,” kata Pandra yang juga didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua.

Dari kejadian tersebut, barang-barang berharga milik korban hilang. Pandra bilang, pelaku diduga mengambil perhiasan emas, uang 400 dollar Singapura, paspor, ponsel.

“Yang membuat suami korban lebih sedih lagi, cincin emas pernikahan mereka hilang diduga diambil pelaku,” sebut Pandra.

Pandra menyebut, pelaku memukul kepala korban dengan kayu balok hingga meninggal dunia. “Pelaku pakai kayu balok untuk menghabisi korban,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Analisa | Local | Menit Info | |