
MENIT.CO.ID – Kebakaran lahan yang mencapai 5 hektare bikin cuaca panas di Kota Dumai. Lokasinya terpantau di Kelurahan Teluk Makmur, Medang Kampai.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, Irawan Sukma, Minggu (9/2/2025).
Titik panas muncul di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai ini persisnya di Jalan Atan Jamaludin.RT 03. Munculnya titik panas tersebut mulai terpantau sekitar pukul 09.00 WIB.
BPBD Dumai beserta instansi terkait langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran lahan yang mencapai 5 hektare tersebut.
Terdiri dari unsur BPBD Dumai sebanyak lima orang, Polsek Medang Kampai dan Bhabinkamtibmas Teluk Makmur sebanyak 8 orang, Masyarakat Peduli Api (MPA) sebanyak 3 orang dan unsur Kodim 0320 Dumai, pihak kecamatan dan kelurahan serta masyarakat.
Sebagian besar lahan yang terbakar tersebut berupa gambut dan semak belukar serta pohon akasia. Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar lima hektare. Tiupan angin yang muncul sempat membuat lokasi terbakar membesar.
Namun berkat kesigapan semua pihak, titik panas yang ditemukan di Jalan Atan Jamaludin RT 03, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai tersebut berhasil dipadamkan. Setelah itu langsung dilakukan pendinginan.
Kepala Pelaksana BPBD Dumai, Irawan Sukma AP MSi melalui Kabid Logistik dan Kedaruratan, Joko Susilo membenarkan tentang telah munculnya karhutla tersebut.
”Kebakaran lahan telah muncul, persisnya di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai,” kata Joko.
Perkembangan terakhir, lanjut Joko, titik api di lokasi karhutla sudah berhasil dipadamkan.
”Sedangkan titik asap masih ditemukan. Gilirannnya, kegiatan pendinginan segera dilanjut esok hari oleh tim Satgas Karhutla,” kata Joko.
Seiring dengan itu, lanjut Joko, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan pembukaan maupun pembersih lahan dengan cara membakar. Karena, belakangan kondisi cuaca di wilayah Kota Dumai terasa panas.
”Kondisi cuaca terasa panas. Hindari adanya kegiatan pembukaan dan pembersihan lahan dengan cara membakar,” kata Joko.