Menit.co.id – Dunia hiburan Tanah Air kembali dihebohkan dengan kasus hukum yang menyeret nama artis sekaligus presenter ternama, Anrez Adelio.
Pria kelahiran 1994 ini kini harus menghadapi proses hukum atas laporan yang diajukan oleh Friceilda Prillea atau yang akrab disapa Icel terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual.
Meski kasus ini terus bergulir dan mendapat perhatian publik yang cukup besar, Anrez Adelio tetap konsisten dengan sikapnya untuk membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Ia pun akhirnya buka suara secara terbuka kepada media mengenai berbagai aspek dari kasus yang kini membelitnya.
Kontroversi Komunikasi dengan Pelapor: Ada yang Janggal?
Dalam konferensi pers yang diadakan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Anrez Adelio mengungkapkan kejanggalan yang ia rasakan terkait komunikasi dengan pihak pelapor. Menurutnya, ada beberapa hal yang tidak beres dengan sikap Icel dalam menyikapi penyelesaian masalah ini.
“Makanya gini, lucunya gini. Dia muncul ke media untuk ditanggungjawabi, dia muncul ke media untuk beberapa hal yang dia minta. Padahal hal-hal yang dia sebut itu sudah dia dapatkan. Sudah saya penuhi, tapi malah diviralkan seolah-olah itu semua gak ada gitu loh. Sudah dipenuhi, masih diviralin,” ungkap Anrez dengan nada kecewa.
Ia menambahkan bahwa meskipun persoalan terus bergulir dan bahkan sudah diviralkan ke ranah publik, dirinya beserta keluarga dan tim kuasa hukum tetap merespons dengan baik setiap permintaan dari pihak pelapor.
“Sudah diviralin, masih dapat respons baik dari aku, dari keluarga, dari penasihat hukum. Kita turutin lagi, kita penuhi lagi, berubah lagi. Jadi biar teman-teman semua bisa simpulin sendiri ini kira-kira maunya arahnya ke mana,” jelas presenter ini.
Sikap Tegas: Tidak Ingin Menggiring Opini
Salah satu hal yang mencolok dari pernyataan Anrez Adelio adalah sikapnya yang sangat hati-hati dalam berspekulasi tentang motif di balik laporan tersebut. Ia secara tegas menyatakan tidak ingin menggiring opini publik atau menjelek-jelekkan pihak lawan, meskipun ia merasa menjadi pihak yang difitnah.
“Motivasinya sih pastinya banyak ya dan kita gak mau menafsirkan. Penasihat hukum aku bilang bahwa kita gak boleh pakai cara tersebut gitu, giring opini. Kita gak boleh berasumsi karena isi kepalanya dia ya hanya dia dan keluarganya yang tahu gitu loh,” ujar Anrez dengan bijak.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga etika dan moralitas dalam menghadapi kasus ini:
“Aku gak akan menggiring opini, aku tidak akan menjelek-jelekkan orang lain walaupun itu aku alami; digiring, dijelek-jelekkan, difitnah. Ya tapi gak apa-apa, jangan harap aku akan melakukan hal yang sama. Enggak akan,” tambahnya tegas.
Bantahan Resmi: Tidak Ada Kekerasan Seksual
Poin paling krusial dari pernyataan Anrez Adelio adalah bantahan tegasnya terhadap dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan oleh Icel. Ia mengklaim telah memiliki bukti-bukti yang dapat membuktikan bahwa hubungan yang terjadi antara dirinya dan pelapor merupakan hubungan suka sama suka tanpa adanya paksaan.
“Makanya tadi barusan kita buktikan ya, dengan bukti yang ada bahwa ya memang tidak ada kekerasan seksual, tidak ada paksaan, tidak ada ancaman. Ya suka sama suka, datang juga dengan sadar, mau sama mau gitu,” jelas Anrez dengan penuh keyakinan.
Pernyataan ini tentunya menjadi sorotan utama mengingat beratnya tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Namun demikian, Anrez tampaknya memiliki keyakinan penuh bahwa kebenaran akan terungkap melalui proses hukum yang sedang berlangsung.
Soal Tes DNA: Siap Tanggung Jawab jika Terbukti Benar
Salah satu isu sensitif dalam kasus ini adalah mengenai keberadaan anak yang disebut-sebut terlibat. Anrez Adelio dengan terbuka menyatakan kesiapannya untuk menjalani tes DNA demi memastikan kebenaran klaim tersebut.
“Harus tes DNA yang pertama untuk kejelasannya. Yang kedua adalah aku tidak pernah menolak anak itu. Kalau emang itu anakku, aku sudah bilang sama dia dari bulan Juni, aku akan tanggung jawab, aku akan nafkahi, aku akan urusin kalau benar anakku gitu loh. Tapi kan permintaannya bukan cuma itu ternyata, makanya sekarang jadi sepanjang ini karena itu,” paparnya panjang lebar.
Namun hingga saat ini, proses tes DNA belum juga terlaksana. Menurut Anrez, ada kendala yang berasal dari pihak pelapor yang justru mempersulit proses tersebut.
“Makanya gini, logikanya untuk ditemuin lahiran aja itu gak ngasih jawaban. Jadi gimana mau tes DNA? Padahal dulu kan yang teriak-teriak tes DNA dari pihak sana, sekarang dia yang mempersulit,” tuturnya dengan nada heran.
Proses Hukum Masih Berlanjut
Dari seluruh pernyataan yang disampaikan, dapat disimpulkan bahwa Anrez Adelio memiliki sikap yang cukup kooperatif dalam menghadapi proses hukum ini. Ia tidak pernah menampik atau menghindar dari proses yang harus dilalui, termasuk kesiapan untuk menjalani tes DNA.
“Dari awal selalu siap. Aku tidak pernah menampik, aku tidak pernah bilang gimana-gimana, siapkan saja,” tegas Anrez menutup pernyatannya.
Kasus ini tentunya masih akan terus berkembang dan membutuhkan waktu untuk menemukan titik terang. Sebagai publik, penting bagi kita untuk tidak terburu-buru dalam menyimpulkan dan menunggu hasil dari proses hukum yang sedang berlangsung. Yang pasti, baik pihak Anrez maupun pihak Icel tentunya memiliki versi masing-masing yang akan dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

18 hours ago
7

















































