Menit.co.id – Dunia maya kembali dihebohkan oleh sosok penyanyi Isyana Sarasvati yang tiba-tiba dilanda isu satanisme. Isyana dituding oleh sebagian netizen sebagai pengikut sekte satanis, sebuah klaim yang mencuat secara tiba-tiba.
Tuduhan yang cukup serius ini muncul seiring dengan perilisan video musik terbarunya yang berjudul “Abadhi”, yang sarat akan simbolisme visual.
Sorotan utama publik tertuju pada simbol-simbol yang muncul secara repetitif dalam video tersebut. Salah satu adegan menampilkan gambar mata satu yang cukup mencolok, yang kemudian dikaitkan oleh warganet dengan simbol Dajjal.
Tidak butuh waktu lama bagi video musik “Abadhi” untuk menjadi viral dan mentrigger berbagai spekulasi di media sosial.
Menyikapi situasi yang semakin panas, Isyana Sarasvati lewat akun Instagramnya @isyanasarasvati, membuat unggahan berupa potongan lirik lagu yang seolah merefleksikan situasi dan cobaan berat yang tengah dihadapinya.
“Sometimes pure light, sometimes cruel tides, I am passing through,” tulis Isyana, dikutip pada Jumat (6/3/2026).
Ia menyertakan pula terjemahannya dalam bahasa Indonesia untuk mempertegas pesan filosofis tersebut kepada para penggemarnya.
“Terkadang cahaya murni/ terkadang gelombang kejam/ aku sedang melewatinya,” terangnya menerjemahkan.
Unggahan puitis ini langsung dibanjiri dukungan dari para penggemar yang memahami eksplorasi seni Isyana yang dikenal sangat progresif dan eklektik sejak dulu.
Tidak tinggal diam, suami Isyana Sarasvati, Rayhan Maditra Indrayanto, turut memberikan pembelaan tegas melalui akun Threads miliknya.
Rayhan menilai fenomena viral ini sebagai tantangan berat bagi seorang seniman, di mana karya yang lahir dari kejujuran justru disalahartikan secara masif oleh publik.
“Ujian besar bagi seorang musisi ketika karya yang lahir dari kejujuran justri dimaknai dengan cara yang jauh berbeda. Sering kali asumsi datang lebih cepat daripada keinginan untuk memahami,” ungkap Rayhan dengan nada prihatin.
Mengingat saat ini sedang memasuki bulan suci Ramadan, Rayhan pun menutup pernyataannya dengan doa yang mendalam. “Semoga Tuhan melindungi kita semua dari segala bentuk fitnah di bulan suci ini,” tambahnya.
Lagu “Abadhi” sendiri merupakan babak final atau Chapter 4 dari rangkaian konsep besar album kelima Isyana yang bertajuk Eklektiko.
Isu miring ini bermula dari potongan adegan dalam video musik tersebut yang menggunakan visual mata satu secara artistik dan repetitif.
Salah satu unggahan yang membahas teori konspirasi terkait Isyana di platform X telah dilihat lebih dari satu juta kali, menunjukkan besarnya perhatian publik.
Meski memicu perdebatan sengit, banyak pihak menilai bahwa visual tersebut merupakan bagian dari estetika surealisme yang memang menjadi ciri khas Isyana Sarasvati dalam beberapa tahun terakhir dan tak lantas harus dikaitkan dengan praktik pemujaan sekte tertentu.
Isyana Sarasvati Diseret Isu Satanisme, Sang Suami Angkat Bicara
Suami dari penyanyi tersbut, Rayhan Maditra, mengunggah pesan mendalam mengenai ujian berat musisi dalam berkarya di tengah isu satanisme yang menyeret nama istrinya.
Melalui unggahan di akun Threads, pria yang akrab disapa Mako tersebut mengungkapkan tantangan emosional yang dihadapi seorang seniman saat merilis karya baru di era digital.
Mako menilai bahwa saat ini publik cenderung lebih cepat berasumsi negatif terhadap sebuah karya seni daripada berusaha memahaminya secara mendalam terlebih dahulu.
Menutup pernyataannya, ia berharap mendapatkan perlindungan dari Tuhan agar terhindar dari fitnah keji, terlebih saat ini memasuki momen suci Ramadan.
Unggahan Rayhan tersebut diduga kuat merujuk pada tudingan satanisme yang menimpa istrinya. Isu ini mencuat setelah konsep visual untuk bagian terakhir album EKLEKTIKO, yakni ABADHI, menjadi sorotan publik.
Dalam video teaser ABADHI, Isyana menyertakan elemen visual berupa mata satu berwarna merah. Simbol inilah yang memicu perdebatan sengit di kalangan warganet, bahkan banyak yang mengaitkannya dengan praktik satanisme tanpa bukti konkret.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

16 hours ago
8

















































