Menit.co.id – Posko Mudik Banser 2026 hadir sebagai simbol kesiapsiagaan dan pelayanan, mengawal arus mudik Lebaran dengan semangat “Banser Jaga Negeri”. Selama 24 jam, Banser siap membantu pemudik, menjaga keamanan, serta memberikan layanan kemanusiaan di titik-titik strategis.
Menjelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Sidoarjo menunjukkan dedikasinya dengan mendirikan 99 Posko Keamanan Ramadan yang tersebar di 18 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sidoarjo.
Keberadaan posko ini bukan hanya simbol kesiapsiagaan, tetapi menjadi garda terdepan dalam memberikan pengamanan dan pelayanan masyarakat, terutama menghadapi arus mudik Lebaran.
Acara pembukaan Posko Ramadan digelar oleh PAC GP Ansor dan Satkoryon Banser Taman di Masjid Ar-Rohman, Trosobo, Kecamatan Taman, Sabtu (21/2).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus MWC NU Taman beserta badan otonom NU seperti Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, serta unsur Forkopimcam Kecamatan Taman.
Ketua MWC NU Kecamatan Taman, Moh Syafi’i menegaskan bahwa Ansor dan Banser memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menjaga masyarakat selama Ramadan hingga momentum mudik.
“Ansor-Banser lahir dari rahim NU dan masyarakat. Karena itu, menjadi tanggung jawab kami untuk menjaga dan melayani warga,” ujar Syafi’i, Selasa (24/2).
Ia menambahkan, kelancaran dan kenyamanan arus mudik menjadi bagian penting dari pengabdian tersebut. Kehadiran posko diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah Ramadan maupun mereka yang bersiap pulang kampung.
Penanggung Jawab Posko Mudik Banser 2026, Khusnul menjelaskan bahwa fokus posko tahun ini adalah memberikan pelayanan menyeluruh bagi para pemudik.
“Posko mudik ini bertujuan memberi pelayanan, perlindungan, dan dukungan penuh bagi masyarakat yang melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman,” terang Khusnul.
Ia menekankan, Lebaran adalah momen sakral yang harus dijalani dengan khidmat.
“Posko mudik ini menjadi tradisi sekaligus wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial dalam menyambut Lebaran. Setiap orang berhak sampai kampung halaman dengan selamat dan khidmat bertemu keluarga,” tegasnya.
Sementara itu, mantan pengurus GP Ansor sekaligus Ketua Takmir Masjid Ar-Rohman Trosobo Taman, H Saifuddin Affandi, menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan aparat keamanan selama Ramadan.
“Tujuan posko keamanan Ramadan ini adalah memberi rasa aman dan nyaman bagi warga sekaligus mendukung pihak keamanan menjaga ketertiban di bulan suci,” ungkapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi PKB ini juga menyoroti tantangan ekonomi 2026 yang masih fluktuatif. Menurutnya, inflasi dan penurunan daya beli membuat mudik tahun ini lebih menantang.
“Situasi ekonomi 2026 yang belum stabil membuat mudik bukan sekadar tradisi tahunan, tapi juga ujian ketangguhan. Tekanan inflasi, penurunan daya beli, dan biaya perjalanan yang tinggi menambah beban moral para pemudik,” jelasnya.
Karena itu, keberadaan Posko Mudik Banser 2026 menjadi relevan sebagai wujud kepedulian sosial di tengah tantangan ekonomi. Dengan 99 posko yang tersebar di berbagai titik strategis, GP Ansor dan Banser Sidoarjo berharap Ramadan dan arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh berkah.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

6 hours ago
2
















































