Menit.co.id – Fenomena Pamekasan viral 4 menit 24 detik kembali menghebohkan masyarakat setelah sebuah rekaman terbaru beredar luas di berbagai platform media sosial, terutama TikTok, pada Minggu (19/4/2026).
Video ini menjadi sorotan karena muncul beriringan dengan rekaman sebelumnya yang berdurasi 4 menit 27 detik.
Tagar “Anyar Pole di PMK” ikut ramai digunakan warganet, mempercepat penyebaran konten tersebut hingga menjadi perbincangan hangat dalam waktu singkat.
Situasi ini membuat perhatian publik semakin meningkat, terutama karena muncul dugaan keterlibatan pelajar dalam rekaman yang beredar.
Dalam kasus Pamekasan viral 4 menit 24 detik, sebelumnya juga telah muncul video berdurasi 4 menit 27 detik yang disebut-sebut melibatkan seorang pelajar SMP dari wilayah Kecamatan Larangan.
Kemunculan video lanjutan ini kemudian memunculkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat.
Berdasarkan penelusuran dari sejumlah akun media sosial, rekaman terbaru yang kembali menjadi viral tersebut diduga melibatkan pelajar dari jenjang SMP hingga SMA yang berasal dari salah satu sekolah di Kecamatan Pademawu.
Namun hingga kini, informasi tersebut masih dalam tahap dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pihak kepolisian setempat telah memberikan tanggapan terkait beredarnya dua video yang viral tersebut.
Kasihumas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan bahwa kasus ini memang berada dalam wilayah hukum Pamekasan dan sedang dalam penanganan aparat.
“Iya benar, kasusnya di wilayah Pamekasan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Ia menambahkan bahwa proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya serta pihak-pihak yang terlibat dalam penyebaran maupun pembuatan video tersebut.
“Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” jelasnya.
Hingga saat ini, aparat kepolisian belum mengungkap identitas maupun kronologi detail terkait video tersebut karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Situasi ini membuat masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Peristiwa Pamekasan viral 4 menit 24 detik ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, terutama terkait meningkatnya risiko penyalahgunaan media sosial di kalangan remaja.
Kekhawatiran muncul karena konten digital yang tidak terkontrol dapat berdampak luas terhadap masa depan pelajar yang diduga terlibat.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak ikut menyebarkan ulang konten yang berpotensi melanggar norma serta dapat merugikan pihak-pihak tertentu.
Aparat penegak hukum meminta agar publik menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus ini kepada pihak berwenang.
Selain itu, berbagai elemen masyarakat mendorong adanya penguatan edukasi literasi digital di lingkungan sekolah. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya pencegahan agar kasus serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Dengan masih berlangsungnya penyelidikan, Pamekasan viral 4 menit 24 detik terus menjadi sorotan publik dan pengingat pentingnya etika bermedia sosial di era digital saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

2 hours ago
3

















































