Menit.co.id – Manchester United dikabarkan semakin agresif dalam memburu tanda tangan penyerang muda Aston Villa, Morgan Rogers, pada bursa transfer musim panas 2026.
Ketertarikan klub berjuluk Setan Merah tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan diperkuat oleh dukungan dari figur berpengaruh, Michael Carrick, yang pernah menjadi bagian penting di klub serta mantan rekan sang pemain saat masih di Middlesbrough.
Carrick, yang kini dikenal sebagai sosok dengan pemahaman taktik matang setelah karier bermainnya bersama Manchester United, disebut memberikan penilaian positif terhadap kemampuan Rogers.
Pengalamannya bekerja langsung dengan sang pemain saat berada di Middlesbrough membuat pandangannya dianggap relevan dalam proses evaluasi internal klub.
Dukungan ini menjadi salah satu faktor yang memperkuat keyakinan manajemen dalam proyek perekrutan berbasis talenta muda Inggris di bawah struktur baru INEOS.
Di bawah kepemilikan dan arahan strategis INEOS, Manchester United memang berupaya membangun skuad yang lebih kompetitif dengan fokus pada pemain muda potensial yang sudah terbukti mampu tampil di level tertinggi Liga Inggris.
Dalam konteks ini, nama Morgan Rogers masuk sebagai salah satu target prioritas karena fleksibilitas perannya di lini serang maupun sebagai gelandang kreatif.
Menurut laporan dari TEAMtalk, Carrick menilai Rogers memiliki kapasitas untuk berkembang di klub sebesar Manchester United.
Kemampuan adaptif sang pemain dinilai menjadi nilai tambah penting, terutama dalam sistem permainan modern yang menuntut fleksibilitas posisi.
Situasi ini membuat Morgan Rogers dipandang sebagai solusi jangka panjang bagi kebutuhan kreativitas di lini tengah dan serangan Setan Merah.
Dari sisi performa, pemain berusia 23 tahun itu menunjukkan perkembangan signifikan bersama Aston Villa. Musim ini, ia mencatatkan kontribusi impresif dengan torehan 10 gol dan tujuh assist di berbagai kompetisi.
Catatan tersebut mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain muda paling produktif di Premier League saat ini, sebagaimana dilaporkan oleh The Daily Mail.
Namun, upaya Manchester United untuk mendapatkan Morgan Rogers diprediksi tidak akan berjalan mulus. Aston Villa disebut mematok harga lebih dari £80 juta untuk melepas aset berharganya tersebut.
Nilai tinggi ini mencerminkan peningkatan reputasi sang pemain yang terus menanjak dalam beberapa musim terakhir, sekaligus mempertimbangkan kondisi finansial klub yang tidak ingin kehilangan potensi keuntungan besar.
Struktur kepemilikan transfer juga menjadi faktor yang memperumit negosiasi. Middlesbrough masih memiliki klausul 20 persen dari keuntungan penjualan di masa depan, sehingga Aston Villa harus berhitung cermat dalam menentukan harga akhir.
Kondisi ini membuat Villa berada dalam posisi strategis, karena tidak berada di bawah tekanan untuk segera menjual pemainnya yang masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2031.
Situasi kontrak tersebut memberikan keleluasaan bagi Villa untuk mempertahankan Morgan Rogers, kecuali ada tawaran yang benar-benar sulit ditolak.
Namun, beberapa laporan menyebutkan bahwa pertimbangan finansial terkait neraca klub bisa saja membuka ruang negosiasi jika ada proposal dengan nilai sangat besar yang diajukan oleh klub peminat.
Di sisi lain, persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Rogers tidak hanya melibatkan Manchester United. Klub lain seperti Chelsea dan Arsenal juga dikabarkan ikut memantau situasi sang pemain.
Chelsea bahkan disebut telah mengamati perkembangan Morgan Rogers dalam jangka waktu lebih dari satu tahun, karena menilai profilnya sesuai dengan proyek pengembangan pemain muda yang sedang mereka jalankan.
Menariknya, dinamika transfer ini berpotensi menciptakan efek domino di pasar pemain. Manchester United dilaporkan siap mengalihkan fokus kepada Cole Palmer dari Chelsea apabila Rogers justru memilih bergabung ke Stamford Bridge. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan satu pemain dapat memicu rangkaian strategi besar antar klub elite Inggris.
Chelsea sendiri berada dalam posisi yang cukup rumit. Di satu sisi, mereka ingin memperkuat skuad dengan talenta muda berkualitas seperti Morgan Rogers, namun di sisi lain mereka harus menjaga stabilitas tim dan mempertahankan pemain kunci seperti Palmer dari incaran rival.
Menjelang dibukanya jendela transfer musim panas, tensi persaingan diperkirakan akan semakin meningkat. Manchester United, Chelsea, dan Arsenal disebut tengah menyiapkan strategi masing-masing untuk memperkuat skuad mereka.
Dalam situasi ini, Morgan Rogers menjadi salah satu nama paling panas di bursa transfer karena kombinasi usia, performa, dan fleksibilitas perannya.
Bagi pemain muda tersebut, peluang untuk bergabung dengan klub yang memiliki ambisi besar di kompetisi Eropa, termasuk Liga Champions, bisa menjadi faktor penentu dalam keputusan akhirnya.
Dengan statusnya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di Inggris, masa depan Morgan Rogers kini menjadi sorotan utama menjelang musim baru yang penuh persaingan ketat di level tertinggi sepak bola Inggris.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

12 hours ago
8

















































