Menit.co.id – ASUS Indonesia resmi memperkenalkan laptop bisnis generasi terbaru melalui peluncuran perangkat ASUS ExpertBook Ultra dalam acara bertajuk “The Flagship of Industry. Period.” yang digelar di Ballroom Pullman Jakarta Central Park, Kamis (7/5/2026).
Kehadiran perangkat ini menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat segmen laptop bisnis premium yang menggabungkan performa tinggi, desain ultra-ringan, serta dukungan kecerdasan buatan (AI) untuk kebutuhan kerja modern.
Peluncuran ini menegaskan fokus ASUS dalam menghadirkan solusi komputasi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga adaptif terhadap mobilitas profesional masa kini.
Dengan bobot hanya 0,99 kilogram dan ketebalan 10,9 milimeter, perangkat ini dirancang untuk para pebisnis, eksekutif, dan profesional yang kerap berpindah tempat kerja namun tetap membutuhkan performa maksimal.
Commercial Director ASUS Indonesia, Eric Khoven, menyampaikan bahwa perkembangan transformasi digital telah mengubah peran laptop dalam dunia kerja. Menurutnya, perangkat komputasi kini dituntut menjadi pusat produktivitas sekaligus mesin AI yang andal.
“Laptop bisnis saat ini harus memiliki performa tinggi sekaligus tetap stylish. Pengguna membutuhkan perangkat yang kuat tanpa mengorbankan mobilitas. Karena itu kami menghadirkan desain 0,99 kilogram dengan ketebalan 10,9 milimeter,” ujarnya dalam peluncuran.
Secara tampilan, laptop ini tersedia dalam dua pilihan warna premium, yakni Morn Grey dan Jet Fog. ASUS juga menyematkan layar Tandem OLED yang diklaim mampu memberikan tingkat kecerahan lebih stabil, mengurangi pantulan cahaya, serta membantu mengurangi kelelahan mata saat digunakan dalam durasi panjang, baik di dalam maupun luar ruangan.
Dari sisi harga, perangkat ini dipasarkan mulai Rp38 jutaan untuk varian dasar. Sementara untuk kelas menengah berada di kisaran Rp52 juta hingga Rp54 juta, dan varian tertinggi mencapai sekitar Rp82 juta.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Menteri Perdagangan sekaligus Brand Ambassador ASUS Commercial Business Indonesia, Gita Wirjawan, turut memberikan pandangannya mengenai perangkat tersebut. Ia menilai laptop ini sangat sesuai untuk profesional dengan mobilitas tinggi.
“Dengan bobot hanya 0,99 kilogram dan desain yang ringkas, ini menghadirkan definisi baru mobilitas berperforma tinggi yang tetap elegan,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti fitur pengisian cepat yang diklaim mampu memberikan hingga enam jam penggunaan hanya dengan pengisian selama 15 menit.
Perangkat ini diposisikan sebagai laptop flagship ultra-portabel yang mengedepankan keseimbangan antara performa, ketahanan, estetika, dan pengalaman pengguna.
ASUS membekalinya dengan sistem pendingin ExpertCool Pro, prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3, serta penyimpanan PCIe Gen5 x4.
Kombinasi CPU terbaru, GPU bertenaga, dan NPU generasi baru juga diintegrasikan dalam satu sistem komputasi AI heterogen.
Co-CEO ASUS, S.Y. Hsu, menyebut perangkat ini sebagai salah satu pencapaian rekayasa teknologi tertinggi perusahaan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja masa depan.
“Produk ini kami rancang tanpa kompromi. Pemimpin bisnis masa depan membutuhkan mesin AI yang dapat bekerja secepat mereka, namun tetap hadir dalam desain yang elegan,” jelasnya dalam keynote pembuka.
Dari sisi ekosistem AI, dukungan teknologi diperkuat melalui kolaborasi dengan Intel dan Microsoft.
Global Account Sales Director Intel APJ, Simon Chan, menjelaskan bahwa perangkat ini mampu mengoptimalkan hingga 50 TOPS performa komputasi dari NPU generasi terbaru Intel, yang memungkinkan eksekusi aplikasi bisnis berbasis AI berjalan lebih efisien.
Sementara itu, Sr. Partner Development Manager Commercial Device & Solution Sales Asia Microsoft, Lee Edgerton, menekankan integrasi Microsoft Copilot+ serta perangkat lunak ASUS MyExpert.
Integrasi tersebut memungkinkan fitur seperti transkripsi rapat otomatis, penerjemahan real-time, hingga pencarian dokumen berbasis retrieval-augmented generation (RAG) langsung di perangkat tanpa ketergantungan penuh pada cloud, sehingga menjaga keamanan data perusahaan sekaligus menekan latensi.
Selain fokus pada performa, aspek ketahanan juga menjadi perhatian utama. Struktur sasis menggunakan material magnesium-aluminium AZ31B berstandar kedirgantaraan, dipadukan dengan lapisan ASUS Nano Ceramic Technology berkekuatan 9H yang diklaim lima kali lebih kuat dibanding standar industri.
Meski hadir dengan desain tipis dan ringan, perangkat ini tetap dibekali baterai berkapasitas 70Wh yang mampu bertahan hingga 26 jam penggunaan aktif. ASUS juga mengklaim fitur pengisian cepatnya dapat memberikan daya untuk enam jam pemakaian hanya dalam waktu 15 menit.
Peluncuran ASUS ExpertBook Ultra ini menjadi penegasan posisi ASUS di pasar laptop bisnis premium berbasis AI, di tengah meningkatnya kebutuhan perangkat kerja yang ringan, cepat, cerdas, serta mampu mengikuti ritme kerja profesional yang semakin dinamis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain Menit.co.id.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

4 hours ago
4
















































